Akurat Logo

Lebih Murah 25 Persen, Mendag Ajak Masyarakat Beli Beras SPHP

Silvia Nur Fajri | 19 Februari 2024, 13:50 WIB
Lebih Murah 25 Persen, Mendag Ajak Masyarakat Beli Beras  SPHP

AKURAT.CO Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan kekhawatiran terkait kenaikan harga beras di pasaran.

Ia menyebutkan bahwa banyak konsumen saat ini membeli beras jenis beras stabilisasi pasokan harga Pasar (SPHP), yang harganya dijamin oleh pemerintah, sehingga stoknya cukup mencukupi.

"Sekarang, konsumen banyak beli beras SPHP harganya dijamin oleh pemerintah jadi stocknya banyak ada terus," kata Mendag Zulhas kepada wartawan di Transmart Cempaka Putih, Jakarta, Senin (19/2/2024).

Baca Juga: Harga Sejumlah Bahan Pangan Tembus HET, Cabai dan Beras Premium Paling Melonjak

Namun, Zulkifli juga menyoroti masalah dalam pasokan beras, terutama beras premium, yang mengalami keterlambatan dalam suplainya, sehingga harganya naik. Karena itu, dia mengatakan bahwa Transmart tidak menjual beras premium di luar dari SPHP, karena hal tersebut tidak masuk perhitungan dan suplainya yang lambat.

"Kedua beras premium suplainya itu agak melambat karena suplainya melambat harganya naik. sementara HET kita kan tidak berubah karena itu Transmart tidak menjual premium (yahg diluar SPHP)," jelas Zulhas.

Kemudian, Ketua Umum PAN itu berharap agar masyarakat beralih ke beras SPHP sebagai alternatif, mengingat harga beras premium yang tengah naik dan ketersediaannya yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Menurutnya, jika masyarakat beralih ke beras SPHP, maka pasokan beras premium dapat dipenuhi oleh Bulog.

"Jadi, kalau beralih ke SPHP saya kira premium menjadi menjadi cukup begitu ya bagian bisa dipasok oleh SPHP oleh Bulog,"" ungkapnya.

Zulkifli juga menjelaskan alasan di balik tidak diambilnya beras premium oleh Transmart, yaitu karena harganya yang tinggi, mencapai 72.000 per 5 Kg bahkan ada yang mencapai 80.000 per Kg, sementara HET (Harga Eceran Tertinggi) beras adalah 69.500 per Kg.

Dia menegaskan bahwa penundaan panen akibat fenomena El Nino menyebabkan harga beras premium tidak stabil seperti sebelumnya. Zulkifli berharap bahwa dengan menunggu hingga bulan Maret atau Mei, ketersediaan beras premium dapat meningkat sehingga harganya bisa turun.

"Harga tinggi tadi ada Rp72.000 per 5 Kg, ada yang Rp80.000 per Kg sedangkan HETnya (Beras) 69.500 per Kg. Sebab, premium ini panennya mundur El Nino jadi tidak seperti dulu harganya," ujarnya.

Diketahui, dengan kualitas yang diklaim sama, harga beras SPHP sendiri lebih murah 25% dibanding harga beras premium di pasar. Harganya hanya Rp54 ribuan per 5 Kg setara Rp10.900 per Kg.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.