Lebih Murah 25 Persen, Mendag Ajak Masyarakat Beli Beras SPHP

AKURAT.CO Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan kekhawatiran terkait kenaikan harga beras di pasaran.
Ia menyebutkan bahwa banyak konsumen saat ini membeli beras jenis beras stabilisasi pasokan harga Pasar (SPHP), yang harganya dijamin oleh pemerintah, sehingga stoknya cukup mencukupi.
"Sekarang, konsumen banyak beli beras SPHP harganya dijamin oleh pemerintah jadi stocknya banyak ada terus," kata Mendag Zulhas kepada wartawan di Transmart Cempaka Putih, Jakarta, Senin (19/2/2024).
Baca Juga: Harga Sejumlah Bahan Pangan Tembus HET, Cabai dan Beras Premium Paling Melonjak
Namun, Zulkifli juga menyoroti masalah dalam pasokan beras, terutama beras premium, yang mengalami keterlambatan dalam suplainya, sehingga harganya naik. Karena itu, dia mengatakan bahwa Transmart tidak menjual beras premium di luar dari SPHP, karena hal tersebut tidak masuk perhitungan dan suplainya yang lambat.
"Kedua beras premium suplainya itu agak melambat karena suplainya melambat harganya naik. sementara HET kita kan tidak berubah karena itu Transmart tidak menjual premium (yahg diluar SPHP)," jelas Zulhas.
Kemudian, Ketua Umum PAN itu berharap agar masyarakat beralih ke beras SPHP sebagai alternatif, mengingat harga beras premium yang tengah naik dan ketersediaannya yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Menurutnya, jika masyarakat beralih ke beras SPHP, maka pasokan beras premium dapat dipenuhi oleh Bulog.
"Jadi, kalau beralih ke SPHP saya kira premium menjadi menjadi cukup begitu ya bagian bisa dipasok oleh SPHP oleh Bulog,"" ungkapnya.
Zulkifli juga menjelaskan alasan di balik tidak diambilnya beras premium oleh Transmart, yaitu karena harganya yang tinggi, mencapai 72.000 per 5 Kg bahkan ada yang mencapai 80.000 per Kg, sementara HET (Harga Eceran Tertinggi) beras adalah 69.500 per Kg.
Dia menegaskan bahwa penundaan panen akibat fenomena El Nino menyebabkan harga beras premium tidak stabil seperti sebelumnya. Zulkifli berharap bahwa dengan menunggu hingga bulan Maret atau Mei, ketersediaan beras premium dapat meningkat sehingga harganya bisa turun.
"Harga tinggi tadi ada Rp72.000 per 5 Kg, ada yang Rp80.000 per Kg sedangkan HETnya (Beras) 69.500 per Kg. Sebab, premium ini panennya mundur El Nino jadi tidak seperti dulu harganya," ujarnya.
Diketahui, dengan kualitas yang diklaim sama, harga beras SPHP sendiri lebih murah 25% dibanding harga beras premium di pasar. Harganya hanya Rp54 ribuan per 5 Kg setara Rp10.900 per Kg.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Tiga Laga Menanti di Grup A
- 9Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sebanyak 209,78 Hektare Masih Proses Pemadaman
- 10Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas









