Akurat

Industri Properti Lebih Suka Pemilu Satu Putaran Karena Ini

M. Rahman | 16 Februari 2024, 15:15 WIB
Industri Properti Lebih Suka Pemilu Satu Putaran Karena Ini

AKURAT.CO Hasil hitung cepat sementara atau quick count Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang mengarah ke satu putaran telah menimbulkan optimisme baru di kalangan pelaku industri properti. 

Director of Strategic Consulting of Cushman & Wakefield, Arief Rahardjo mengatakan pemilu satu putaran diprediksi akan memberikan dorongan positif bagi pemulihan pasar properti yang sedang mengalami ketidakpastian.

Arief menekankan bahwa hasil pemilu yang menjanjikan pemilihan satu putaran diyakini akan mengurangi ketidakpastian bisnis yang selama ini menjadi kendala utama di sektor properti. Dengan adanya kepastian politik, pasar properti akan memiliki landasan yang lebih stabil untuk memulihkan diri.

Baca Juga: BTN Ramal Sektor Properti di 2024 Cerah

"Pemilu satu putaran berdampak positif kepada percepatan pemulihan kondisi pasar properti secara umum," ujar Arief, dikutip Jumat (16/2/2024).

Meskipun tantangan pasokan dan permintaan tetap menjadi faktor penentu dalam prospek pasar properti, Arief optimis bahwa pemulihan ekonomi yang cepat, diharapkan akan didorong oleh hasil Pemilu yang menguntungkan, sehingga akan meningkatkan permintaan properti secara signifikan. 

Arief juga menyoroti pentingnya peran pemimpin yang terpilih untuk memenuhi janji-janjinya, terutama dalam hal program perumahan terjangkau bagi masyarakat.

Ditambahkan, pemimpin yang berkomitmen pada program perumahan terjangkau akan memberikan kepastian dan kepercayaan kepada pelaku pasar properti serta masyarakat secara luas.

Selain itu, Arief menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan pasar properti tidak hanya tergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif dari sektor swasta dan masyarakat. 

Kolaborasi antara pemerintah, industri properti, dan masyarakat akan menjadi kunci utama dalam mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada.Dengan demikian, hasil sementara Pemilu 2024 yang diyakini akan mendukung pemulihan pasar properti memberikan harapan baru bagi pelaku industri properti dan masyarakat secara luas. 

"Walaupun prospek pasar properti tahun 2024 bergantung kepada kondisi keseimbangan antara pasokan dan permintaan di masing-masing pasar properti, akan tetapi secara umum dengan makin cepat pemulihan kondisi ekonomi maka berdampak positif kepada sisi permintaan dari pasar properti," imbuhnya.

Namun, tantangan yang ada juga harus diatasi dengan langkah-langkah konkret dan kolaboratif untuk memastikan pemulihan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pelaku industri properti dan masyarakat pun menanggapi dengan positif terhadap perkembangan ini. Mereka menyambut baik prospek pemulihan pasar properti yang lebih stabil dan berkelanjutan di masa mendatang, serta berharap agar pemimpin terpilih dapat memenuhi janji-janji mereka untuk mendorong pertumbuhan sektor properti yang lebih baik.

Pemulihan ekonomi dan stabilitas politik diharapkan akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan sektor properti di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa