Akurat

Menko Airlangga Sambut Komitmen Investasi USD1,3 M dari BYD

Yosi Winosa | 19 Januari 2024, 22:04 WIB
Menko Airlangga Sambut Komitmen Investasi USD1,3 M dari BYD

AKURAT.CO Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyambut komitmen investasi sebesar USD1,3 miliar dari BYD, produsen electric vehicle (EV) dari China.

Rencananya Build Your Dream atau BYD bakal membangun pabrik mobil listrik di Indonesia dengan kapasitas produksi sebesar 150.000 unit per tahun dalam industri KBLBB di Indonesia.

Realisasi investasi BYD di Indonesia diharapkan dapat dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama agar produk-produk BYD dapat segera mendiversifikasi jenis mobil listrik di Indonesia.

Baca Juga: Sukses Salip Penjualan Tesla, BYD Tebar Bonus Rp4,36 Triliun ke Dealer

"Pemerintah juga mendorong BYD Indonesia untuk dapat meningkatkan lokal konten sehingga dapat mendorong daya saing industri dan melakukan integrasi baik backward maupun forward linkage," ujar Menko Airlangga di sela peluncuran brand dan produk BYD di Indonesia, dikutip Jumat (19/1/2024).

Ditambahkan, untuk menarik lebih banyak investor seperti BYD, pemerintah telah menyediakan insentif Bea Masuk impor Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai roda 4 sebesar 0% dalam bentuk Completely Built Up (CBU) dan Completely Knocked Down (CKD), serta insentif PPnBM untuk KBLBB roda 4 untuk percepatan mobil listrik di Indonesia.

Asal tahu, industri otomotif atau alat angkutan termasuk juga mobil listrik merupakan salah satu penyumbang besar dalam perekonomian nasional. Pertumbuhan industri alat angkutan terus positif selama sepuluh kuartal beruntun dan tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 7,31% (yoy)di kuartal III-2023.

Industri otomotif Indonesia yang didukung oleh 26 perusahaan industri kendaraan bermotor roda empat mampu memproduksi total kapasitas 2,35 juta unit per tahun.

Saat ini produksi kendaraan bermotor roda empat untuk domestik mencapai sekitar 1 juta unit dan ekspor mendekati 500 ribu unit. Industri otomotif juga menyerap tenaga kerja sebanyak 1,5 juta tenaga kerja, mulai dari rantai pasok otomotif tier-1 sampai tier-3.

Khusus mobil listrik, sepanjang tahun 2023 lalu penjualan domestik mobil listrik tercatat sebesar 17.147 unit dan ekspor mobil listrik tercatat sebesar 1.504 unit. Sementara itu, penjualan mobil hybrid tahun 2023 mencapai 54.656 unit dan ekspornya mencapai 27.710 unit. "Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia akan semakin masif," ungkap Airlangga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa