Apa yang Dimaksud Biofuel, Pentingkah Hal Tersebut?

AKURAT.CO Saat ini, penggunaan bahan bakar fosil mendapat kritikan dari berbagai kalangan masyarakat karena dianggap memiliki dampak negatif yang dapat merusak lingkungan.
Kondisi ini mendorong sebagian masyarakat untuk mencari alternatif pengganti bahan bakar fosil.
Salah satu alternatif yang bisa menggantikan bahan bakar fosil adalah Biofuel atau juga dikenal dengan bahan bakar hayati atau bahan bakar nabati.
Biofuel sendiri adalah jenis bahan bakar yang dihasilkan dari materi organik, seperti tanaman dan mikroba. Istilah bio merujuk pada sifat produksinya yang bersumber dari senyawa-senyawa yang ada dalam makhluk hidup, seperti tumbuhan dan hewan.
Baca Juga: Mengenal Biofuel, Teknologi Ramah Lingkungan sebagai Bahan Bakar Alternatif
Tentu saja, biofuel sangat berbeda dengan bahan bakar yang berasal dari minyak bumi atau batubara. Hal ini dikarenakan biofuel lebih memanfaatkan bahan dasar yang dapat diperbarui.
Hal ini menjadikan biofuel sebagai harapan bangsa Indonesia guna menciptakan sustainabilitas lingkungan di masa mendatang.
Mengutif dari berbagai sumber, Selasa (16/1/2024) berikut ini penjelasan lebih lanjut tentang bioufuel.
Jenis Biofuel
1. Bioethanol
Diperoleh dari hasil fermentasi gula dan pati yang terkandung dalam tanaman, seperti jagung, tebu, dan sorgum. Bioethanol digunakan sebagai bahan bakar dalam pembuatan bahan bakar bensin yang dicampur dengan etanol.
2. Biodiesel
Dihasilkan dari minyak nabati, lemak hewan, atau minyak dapur yang diolah melalui proses transesterifikasi. Biodiesel dapat digunakan sebagai pengganti diesel konvensional dalam kendaraan diesel tanpa perlu modifikasi mesin.
3. Biogas
Dihasilkan melalui proses fermentasi limbah organik oleh mikroba. Biogas terutama terdiri dari metana dan karbon dioksida, dan dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak, penerangan, dan pembangkit listrik.
Fungsi Biofuel
Biofuel memiliki berbagai fungsi yang krusial dalam konteks energi dan keberlanjutan lingkungan. Fungsi utama dari Biofuel adalah sebagai alternatif bahan bakar untuk menggantikan minyak bumi dari sumber daya fosil. Penggunaan Biofuel dapat diterapkan dalam berbagai sektor, termasuk sebagai bahan bakar untuk kendaraan, pembangkit listrik, dan keperluan rumah tangga seperti memasak.
Keunggulan Biofuel
Penggunaan biofuel menawarkan sejumlah keunggulan yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan dan keberlanjutan energi:
1. Berbasis Sumber Daya Terbarukan
Biofuel diperoleh dari sumber daya alam yang dapat diperbaharui, seperti tanaman dan limbah organik. Hal ini menjadikan biofuel sebagai opsi yang berkelanjutan dan dapat diandalkan dalam jangka panjang.
2. Reduksi Emisi Gas Rumah Kaca
Biofuel memiliki potensi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dibandingkan dengan bahan bakar fosil. Proses fotosintesis pada tanaman pembuat biofuel dapat menyerap karbon dioksida, mengurangi jumlah gas rumah kaca yang dilepaskan ke atmosfer.
3. Diversifikasi Energi
Penggunaan biofuel membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Diversifikasi sumber energi dapat meningkatkan keamanan energi dan mengurangi risiko fluktuasi harga bahan bakar.
4. Pengelolaan Limbah
Beberapa jenis biofuel, seperti biogas, dapat dihasilkan dari limbah organik. Hal ini membantu mengatasi permasalahan limbah dan mengubahnya menjadi sumber energi yang berguna.
Tantangan dan Perkembangan Biofuel
Meskipun biofuel memiliki berbagai keunggulan, masih ada sejumlah tantangan yang perlu diatasi agar dapat digunakan secara luas:
1. Kompetisi dengan Produksi Pangan
Penggunaan tanaman untuk biofuel dapat menyebabkan kompetisi dengan produksi pangan, mengakibatkan kenaikan harga pangan dan ketidakseimbangan dalam keamanan pangan global.
2. Penggunaan Lahan
Produksi biofuel memerlukan lahan yang signifikan. Penggunaan lahan yang berlebihan dapat mengancam keanekaragaman hayati dan meningkatkan risiko deforestasi.
3. Efisiensi Produksi
Proses produksi biofuel harus ditingkatkan agar lebih efisien dan berkelanjutan. Peningkatan efisiensi akan mengurangi dampak lingkungan dan biaya produksi.
Pentingnya Biofuel dalam Energi Bersih
Penggunaan biofuel memiliki peran krusial dalam mencapai tujuan energi bersih dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari portofolio energi terbarukan, biofuel dapat membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan meningkatkan keberlanjutan ekonomi.
Dengan terus melakukan inovasi dan pengembangan, biofuel dapat menjadi pilar utama dalam transisi global menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









