Balik Ke Bisnis Inti, Sarinah Jajaki Kerja Sama Dengan Pengembang Ritel Swasta

AKURAT.CO PT Sarinah menjajaki kerja sama bisnis ritel dengan beberapa pengembang swasta di Indonesia. Pasalnya Sarinah yang dikenal memajukan produk UMKM terkurasi mulai dilirik oleh pengembang swasta untuk turut mengembangkan produk UMKM di gerai ritel mereka.
Direktur Utama PT Sarinah, Fetty Kwartati mengatakan saat ini pihaknya sudah banyak menerika ajakan dari pengembang swasta yang juga menginginkan sentuhan Sarinah di mall mereka. Beberapa pengembang tersebut akan menggandeng Sarinah sebagai agregator sehingga Sarinah bisa langsung memboyong banyak UMKM di salah satu mall mereka.
"Jadi memang harus ada alokasi untuk UMKM. Sekarang lagi kita jajaki skema baiknya seperti apa, apakah profit sharing dan sebagainya. Beberapa mall swasta sudah mengundang kami untuk bergabung," ujar Fetty kepada Akurat.co, Sabtu (2/12/2023).
Baca Juga: Gubahan Bisnis BUMN Pariwisata Di Bawah Dony Oskaria
Ditambahkan, langkah tersebut merupakan strategi perusahaan untuk kembali ke role utama sebagai retail store yang mengelola store sendiri maupu store BUMN lain. Sarinah mengelola beberapa store sendiri seperti di Thamrin, Malang dan beberapa lokasi lain. Sarinah juga turut mengelola retail store milik BUMN lain.
"Sekarang kita sudah punya pilot project yang pertama adalah di beberapa stasiun Kereta Cepat KCIC, Halim, Padalarang, Karawang dan Tegalluar. Berikutnya nanti juga ada area-area yang dikelola misalnya seperti bandara, atau stasiun kereta yang lain, dan di destinasi pariwisata itu ada di TMII, Borobudur, Prambanan," imbuh Fetty.
Meski akan fokus ke bisnis retail namun bisnis perdagangan juga masih akan digarap mengingat ini menjadi bagian dari upaya Sarinah membantu UMKM.
"Trading masih akan ada karena itu kan B2B. Trading house itu jadi UMKM yang tadi sudah siap ekspor bisa kita fasilitasi ekspornya. Jadi kita mencarikan buyer, skema ekspor seperti apa termasuk capacity building," kata Fetty.
Direktur Utama InJourney yang merupakan induk dari AP I, AP II, TWC, HIN, ITDC hingga Sarinah, Dony Oskaria sebelumnya mengatakan pembenahan PT Sarinah dilakukan dengan mengembalikannya ke core competencenya sebagai retail operator.
"Nantinya semua bisnis ritel BUMN termasuk mall milik PTPP ataupun WIKA akan diarahkan ke Sarinah. Sebaliknya, lini usaha lain seperti perdagangan dan trading related akan diserahkan ke BUMN PPI misalnya," ujar Dony beberapa waktu lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









