RDMP Balikpapan Segera Diresmikan, Pertamina Perkuat Ketahanan Energi

AKURAT.CO PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui pelaksanaan Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.
Adapun, RDMP Balikpapan dikabarkan bakal diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menyampaikan, RDMP Balikpapan merupakan proyek strategis yang dibangun secara terintegrasi dari penyediaan bahan baku, pipa transfer hingga produksinya.
Baca Juga: Pertamina EP Temukan Sumur Minyak Baru Berpotensi 3.442 BOPD
“RDMP Balikpapan menjadi fondasi penting penguatan sistem energi nasional. Melalui pengembangan infrastruktur yang terintegrasi, Pertamina memastikan keandalan pasokan minyak mentah dan operasional kilang yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujarnya.
Bagaimana Progres RDMP Balikpapan?
Proyek strategis nasional yang dibangun sejak 2019 ini, menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur energi nasional yang terintegrasi. Proyek tersebut mencakup sistem penerimaan minyak mentah, pengolahan, hingga penunjang keandalan rantai pasok energi secara menyeluruh.
Proyek dengan total investasi setara Rp123 triliun ini untuk memodernisasi kilang eksisting, sehingga akan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak, menghasilkan BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, mendorong hilirisasi industri petrokimia, serta memperkuat ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Presiden Maduro Ditangkap AS, Pertamina Pastikan Aset di Venezuela Tetap Aman
RDMP Balikpapan dirancang dan dilaksanakan dalam tiga lingkup utama proyek yang saling terhubung dan terintegrasi untuk memastikan kesiapan operasional kilang serta keberlanjutan pasokan energi nasional.
Lingkup pertama adalah early work, yang mencakup 16 paket pekerjaan pendahuluan. Tahap ini meliputi persiapan dan pematangan lahan, pembangunan infrastruktur dasar, penyediaan utilitas sementara, serta pembangunan fasilitas penunjang konstruksi.
Early work menjadi fondasi penting untuk mendukung kelancaran dan keselamatan seluruh tahapan konstruksi utama RDMP Balikpapan.
Pada lingkup kedua, Pertamina melaksanakan pengembangan dan pembangunan fasilitas utama kilang yang mencakup 39 unit, terdiri dari 21 unit proses baru serta 13 unit fasilitas utilitas pendukung.
Tidak hanya membangun unit baru, proyek ini juga melakukan revitalisasi 4 unit fasilitas utama pengolahan, antara lain unit distilasi minyak mentah, unit pengolahan residu, unit hydrocracking dan hydrotreating, serta pemulihan LPG.
Pembangunan dan revitalisasi unit-unit ini bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas dan keandalan pengolahan minyak mentah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas produk BBM sesuai standar yang lebih tinggi.
Lingkup ketiga merupakan penguatan infrastruktur penerimaan dan penyaluran minyak mentah, yang mencakup pembangunan dua tangki penyimpanan minyak mentah berkapasitas masing-masing 1 juta barel.
Pada tahap ini, Pertamina juga membangun jaringan pipa transfer line onshore dan offshore berdiameter 20 inci, unloading line onshore dan offshore berdiameter 52 inci, serta fasilitas Single Point Mooring (SPM) dengan kapasitas sandar kapal hingga 320.000 DWT.
Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan keandalan penerimaan minyak mentah dari kapal tanker berkapasitas besar.
Kapan Diresmikan?
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara perihal peresmian proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan. Proyek ini sebelumnya ditargetkan diresmikan pada akhir tahun 2025.
Dirjen Minyak dan Gas (Migas), Laode Sulaeman menyampaikan bahwa peresmian RDMP akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun, Laode tidak menjabarkan secara detail tanggal peresmiannya.
"Iya, sangat dekat ini (peresmian RDMP)," kata Laode saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (9/1/2026).
Saat ditanya mengenai kemungkinan peresmian RDMP Balikpapan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Laode menyebut opsi tersebut masih terbuka.
"Insyallah (diresmikan Prabowo)," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










