Arus Nataru 2025/2026 Diprediksi Naik, ASDP Siapkan 20.943 Trip Ferry

AKURAT.CO PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memprediksi adanya kenaikan arus perjalanan saat periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Tercatat, akan ada 20.943 trip atau perjalanan pada Nataru tahun ini.
Direktur Operasi dan Transformasi, Rio Theodore Natalianto Lasse menyampaikan, angka perjalanan tersebut naik 5,4% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
"Prediksi kami di tahun 2025-2026 ini itu untuk trip mengalami peningkatan 5,4%" kata Rio dalam agenda Kesiapan Layanan Angkutan Nataru 2025/2026, Senin (15/12/2025).
Rio melanjut, selain perjalanan ASDP juga memprediksi adanya peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan pada Nataru tahun ini.
ASDP mencatat ada sekitar 547.348 penumpang atau naik 4,3% dan 868.622 unit kendaraan atau naik 8,9% yang akan menggunakan layanan Ferry pada Nataru 2025/2026.
"Jadi overall semuanya mengalami peningkatan untuk di 15 lintasan pantauan nasional. Jadi kalau dari sisi angkanya trip itu diprediksi 20.943 trip, untuk penumpang 547.000 lebih penumpang dan untuk kendaraan 868.000 unit lebih kendaraan," ucap Rio.
Lebih lanjut, Rio menjelaskan bahwa ASDP memprediksi pergerakan arus mudik pada momen Nataru 2025/2026 akan dimulai H-6 sebelum hari Natal atau tanggal 19 Desember 2025.
Akan tetapi, ASDP kata Rio melihat bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 23 sampai dengan 24 Desember 2025 atau H-2 sampai H-1 Hari Raya Natal 2025.
Baca Juga: Kasus ASDP: Preseden Berbahaya yang Bisa Menggerogoti APBN
"Jadi itu sudah menjadi perhatian kami juga, atensi kami untuk tetap menyiapkan fasilitas menyiapkan sepanjang libur tersebut," ujar Rio.
Kemudian, untuk puncak arus balik, Rio menambahkan bahwa pihak ASDP memprediksi puncak arus bali Nataru 2025/2026 mulai terjadi sejak tanggal 2 Januari 2026.
"Kemudian prediksi puncak pergerakan libur tahun baru itu tanggal 30-31 Desember dan prediksi puncak pergerakan harus balik itu adalah di tanggal 2 dan 3 Januari 2026," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










