Akurat

Zulhas Dorong Kopdes Merah Putih Pasok Kebutuhan Dapur MBG

Hefriday | 26 November 2025, 18:50 WIB
Zulhas Dorong Kopdes Merah Putih Pasok Kebutuhan Dapur MBG

AKURAT.CO Pemerintah mendorong keterlibatan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai bagian dari rantai pasokan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Kehadiran kopdes dinilai mampu memperkuat dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar lebih berdaya dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan bahan baku.
 
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa dapur SPPG tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan ekosistem yang kuat. Karena itu, pola kerja sama dengan Kopdes Merah Putih menjadi langkah penting untuk menjamin keberlanjutan suplai pangan.
 
“SPPG tidak bisa dilepas begitu saja. Dapur akan membeli bahan makanan bakunya dari kopdes,” ujar Zulhas saat ditemui dalam kunjungan kerja di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (26/11/2025). 
 
 
Menurut dia, Kopdes Merah Putih akan berperan menyerap berbagai komoditas dari masyarakat sekitar, mulai dari sayur-mayur, buah-buahan, hingga gabah. Mekanisme tersebut diharapkan menjadi sarana pemberdayaan ekonomi kerakyatan di desa dan kelurahan.
 
“Intinya pemberdayaan. Kita membantu agar ekonomi masyarakat bisa berkembang dengan baik,” tutur Zulhas.
 
Dirinya menilai dorongan terhadap kreativitas dan produktivitas masyarakat desa merupakan fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Tanpa dukungan kapasitas lokal yang kuat, menurutnya, target Indonesia untuk tumbuh maju akan sulit dicapai.
 
“Tanpa kreativitas dan produktivitas yang tinggi, kita tidak bisa maju,” tambahnya.
 
Rencana pelibatan Kopdes Merah Putih dalam program MBG sebelumnya disampaikan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Dirinya menjelaskan bahwa kopdes akan bertindak sebagai agregator atau sistem pendukung bagi dapur SPPG dalam pemenuhan kebutuhan bahan makanan.
 
Dengan model tersebut, petani, peternak, dan nelayan desa dapat lebih terkoordinasi dalam hal suplai hasil tani, ternak, maupun perikanan. Dadan memberikan gambaran bahwa satu SPPG membutuhkan sekitar lima ton beras per bulan, sehingga kehadiran kopdes sebagai offtaker menjadi kunci ketersediaan pasokan.
 
Senada, Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono menilai sinergi tersebut perlu terus dijaga agar mampu memenuhi seluruh kebutuhan logistik pelaksanaan program prioritas MBG. Ia berharap kerja sama dapat diperkuat menuju skema berkelanjutan.
 
Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah meminta agar konsolidasi antarinstansi dan pelaku koperasi diperkuat sehingga pelaksanaan MBG berjalan lancar dan tepat sasaran. 
 
Farida menekankan bahwa Kopdes Merah Putih memiliki potensi besar menjadi mitra utama penyedia bahan baku dapur MBG.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa