Fraksi Golkar: Target Lifting Minyak 610 Ribu Dalam RAPBN 2026 Realistis Tercapai

AKURAT.CO Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) menilai target lifitng minyak bumi sebsesar 610 ribu barel per hari (bph) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 sangat realiastis.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Hamka B Kady menyebut bahwa target tersebut realistis untuk dicapai. Mengingat kerja keras pemerintah sehingga capaian lifting minyak bumi pada kuartal Il-2025 meningkat 0,3% y-o-y dan lifting gas bumi juga meningkat 3,4% y-o-y.
Adapun, sampai dengan bulan Juni 2025 produksi minyak nasional mencapai angka 608,1000 bph. Dengan rerata produksi minyak pada semester I-2025 mencapai 602.400 bph atau diatas 99% dari target APBN.
Di sisi lain, produksi gas bumi pada bulan Juni 2025 telah mencapai 1.146.400 BOEPD.
“Oleh karena itu, Fraksi Partai Golkar memberi apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian tersebut, dan mendukung penuh langkah-langkah pemerintah dalam mencapai target lifting migas 2026,” kata Hamka pandangan umum Partai Golkar terkait dengan RAPBN 2026, Selasa (19/8/2025).
Baca Juga: Sri Mulyani Targetkan Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari di RAPBN 2026
Diberitakan sebelumnya, Presiden Indonesia Prabowo Subianto menargetkan lifting minyak mentah sebesar 610.000 barel per hari (bph) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.
Hal itu dia sampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-1 Tahun Sidang 2025/2026 dan Penyampaian RAPBN Tahun Anggaran 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025).
Berdasarkan paparan yang ditayangkan, target ini naik dibandingkan dengan target lifting minyak bumi pada APBN 2025 yang sebelumnya dipatok di level 605.000 bopd.
Sementara itu, Prabowo menargetkan lifting gas bumi menjadi 984.000 barel setara minyak per hari (boepd) dalam RAPBN 2026.
Angka ini mengali penurunan jika dibandingkan dengan target yang sempat dipatok sebelumnya pada APBN 2025 yang berada di level 1,005 juta boepd.
Lebih lanjut, Prabowo mematok asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian crude price (ICP) berada di angka USD70 per barel pada RAPBN tahun depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










