Akurat

Berkaca dari Venezuela, PDIP Tegaskan Kedaulatan Negara Harus Dijaga dan Tolak Dominasi Asing

Siti Nur Azzura | 12 Januari 2026, 19:07 WIB
Berkaca dari Venezuela, PDIP Tegaskan Kedaulatan Negara Harus Dijaga dan Tolak Dominasi Asing

AKURAT.CO PDI Perjuangan (PDIP) berkomitmen penuh menjaga kedaulatan Indonesia dari segala bentuk tekanan dan dominasi kekuatan asing. Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional. 

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD PDIP Aceh, Jamaluddin Idham, membacakan sikap PDIP terkait kedaulatan dan dinamika geopolitik global dalam penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2026.

"Rakernas Partai menegaskan sikap politik PDI Perjuangan untuk memperkokoh kedaulatan politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan dengan menolak segala bentuk tekanan, ketergantungan, dan dominasi kekuatan asing maupun kepentingan ekonomi global yang merugikan kepentingan nasional," kata Jamaluddin, di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Senin (12/1/2026).

Baca Juga: Dukung Pilkada Langsung, PDIP Imbau Pakai Sistem E-Voting agar Biaya Lebih Rendah

Selain itu dalam poin sikap politik eksternal, PDIP menyoroti pelanggaran kedaulatan negara merdeka di kancah internasional, dengan menyinggung peristiwa penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh otoritas Amerika Serikat (AS).

"Rakernas I Partai mendesak pemerintah untuk tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk pelanggaran kedaulatan suatu negara Merdeka dari intervensi asing sebagaimana terjadi dengan penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro," lanjutnya.

PDIP merasa tindakan intervensi AS merendahkan marwah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Dasa Sila Bandung dan bertentangan dengan hukum internasional.

Baca Juga: Rekomendasi Rakernas PDIP: Partai Mbak Mega Mantapkan Posisi sebagai Kekuatan Penyeimbang

"Selain merendahkan marwah PBB, bertentangan dengan Hukum Internasional dan Dasa Sila Bandung. Sikap tersebut juga tidak sejalan dengan pembukaan UUD NRI 1945 yang menegaskan bahwa kemerdekaan ialah hak segala bangsa, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan, dan perikeadilan," tegasnya. 

Selan itu, PDIP dalam sikapnya mendorong pemerintah memperkuat kemampuan produksi petani, nelayan, dan peternak untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

"Pemerintah wajib mengembangkan riset dan inovasi bidang pangan, menjamin sarana dan prasarana produksi pangan nasional, perlindungan harga pokok produk pangan rakyat, dan jaminan perlindungan lahan pertanian produktif serta melindungi benih-benih hasil pemuliaan petani. Rakernas juga mendorong pembudidayaan dan pemanfaatan pangan lokal sebagai pemenuhan kebutuhan gizi rakyat," pungkasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.