Akurat

Prabowo Kelakar soal Cak Imin di Hadapan Menteri: PKB Harus Diawasi Terus

Atikah Umiyani | 6 Januari 2026, 16:36 WIB
Prabowo Kelakar soal Cak Imin di Hadapan Menteri: PKB Harus Diawasi Terus

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto melontarkan kelakar kepada Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, saat menyampaikan taklimat awal tahun 2026 bersama jajaran Kabinet Merah Putih.

Taklimat tersebut digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (6/1/2026), dan dihadiri para menteri serta pimpinan partai politik pendukung pemerintah.

Awalnya, Prabowo menyampaikan sejumlah pesan dan arahan kepada seluruh menteri yang hadir.

Namun sebelum melanjutkan pembahasan berikutnya, Prabowo meminta agar taklimat dilakukan secara tertutup dan mempersilakan awak media meninggalkan ruangan.

“Saudara-saudara, banyak sekali yang akan kita review, tapi saya kira taklimat selanjutnya sebaiknya kawan-kawan media istirahat dulu,” ujar Prabowo.

Ia kemudian meminta persetujuan para menteri agar arahan berikutnya disampaikan secara tertutup.

Baca Juga: DPR Ingatkan BUMN Bermasalah: Restrukturisasi Serius atau Delisting!

“Bagaimana, setuju?” tanya Prabowo.

“Setuju,” jawab para menteri.

Merasa respons kurang antusias, Prabowo kembali mengulang pertanyaannya.

“Kok enggak semangat setujunya? Setuju?” ucapnya.

“Setuju!” sahut para menteri serempak.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menegaskan soliditas koalisi pemerintah.

Ia memastikan seluruh ketua umum partai politik pendukung yang menjabat di kabinet hadir dalam taklimat tersebut.

“Tapi di sini koalisi kita kuat, ya? Ketua-ketua partai semua ada di sini?” kata Prabowo.

Prabowo lalu mencari keberadaan Muhaimin Iskandar yang juga menjabat Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sambil berkelakar, ia menyebut PKB sebagai partai yang perlu terus diawasi.

“Ketua PKB ada? Oh, PKB yang harus diawasi terus ini,” ucap Prabowo disambut tawa.

Baca Juga: Di Retret Kabinet Merah Putih, Seskab Teddy Pamerkan Kinerja Satgas Jembatan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.