Survei: Prabowo Akan Tetap Menang jika Pilpres Dilaksanakan Sekarang

AKURAT.CO Survei Indikator Politik Indonesia mencatat temuan terbaru mengenai elektabilitas Presiden Prabowo Subianto di mata masyarakat.
Dalam survei yang dilaksanakan pada akhir Oktober 2025 lalu, Indikator melaksanakan simulasi tiga nama dengan menanyakan jika Pilpres dilaksanakan sekarang, siapa yang akan dipilih. Mereka ialah, Presiden Prabowo, Anies Baswedan, dan Gibran Rakabuming Raka.
Hasilnya, Prabowo menempati urutan pertama dengan elektabilitas 46,7 persen, Anies Baswedan 14,3 persen, dan GIbran 9,8 persen. Sedangkan sisanya tidak tahu atau tidak menjawab.
Baca Juga: 77 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo, Apresiasi Upaya Pemberantasan Korupsi
"Pak Prabowo ketika survei dilakukan pada tanggal 20 sampai 27, itu elektabilitasnya mencapai 46,7 persen," kata Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam pemaparannya secara daring, Sabtu (8/11/2025).
Kemudian, Indikator juga melaksanakan simulasi dengan sejumlah nama besar lainnya. Meski begitu, Prabowo tetap mendapat elektabilitas paling tinggi.
Nama-nama lain yang mendapat perhatian publik tersebut adalah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi; Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY); Ganjar Pranowo; Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa; serta Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Baca Juga: Pesan Prabowo ke Pejabat Eksekutif dan Legislatif Gerindra: Kompak dan Terus Berdampak untuk Rakyat
Adapun, populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1220 orang.
Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar +2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh Provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








