Dualisme Kepemimpinan Bayangi PPP Usai Muktamar X Ricuh, Pemerintah Tunggu Dokumen Resmi

AKURAT.CO Kericuhan dalam Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar akhir pekan lalu berpotensi memunculkan dualisme kepemimpinan.
Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, menyatakan pemerintah siap menghadapi situasi tersebut. Namun, ia menegaskan penilaian hanya akan didasarkan pada aturan internal partai.
“Patokan kita ada di anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Nanti akan kita lihat siapa yang memenuhi sesuai aturan itu,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/9/2025).
Supratman menjelaskan, pihaknya masih mempelajari dokumen hasil muktamar yang sudah masuk ke Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU).
Meski demikian, ia mengaku belum bisa memastikan laporan berasal dari kubu mana.
“Seingat saya, mungkin sudah ada laporan di Dirjen AHU, tapi saya tidak tahu kubu yang mana,” katanya.
Meski memiliki kewenangan administratif, Supratman berharap konflik internal PPP dapat diselesaikan di lingkup internal partai.
Baca Juga: Komisi XIII DPR Minta Kemlu Bentuk Tim Independen Ungkap Kematian Diplomat Arya Daru
“Saya berharap bisa diselesaikan secara internal,” imbuhnya.
Adapun Muktamar X PPP yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025), sempat ricuh saat forum menetapkan Muhammad Mardiono sebagai Ketua Umum periode 2025–2030.
Sejumlah kader menilai keputusan itu tidak demokratis, sehingga muncul klaim adanya kubu lain yang menolak hasil muktamar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









