GCP Dukung Presiden Prabowo Dua Periode, Tapi...

AKURAT.CO Gerakan Cinta Prabowo (GCP) mendukung kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dua periode.
Menurut Ketua Umum GCP, H. Kurniawan, semua keputusan ada di tangan rakyat. Dalam hal ini rakyat berhak menilai dan memilih.
Namun, GCP dan para pendukung Presiden Prabowo tetap setia dan loyalitas dalam kepemimpinannya bersama program-program yang prorakyat.
Baca Juga: Jelang Satu Tahun Pemerintahan, Loyalis Gelar Apel Kebangsaan Dukung Presiden Prabowo
"Tapi dikembalikan lagi kepada masyarakat. Layak tidak layak dipilih, itu masyarakat yang berhak menilainya, berhak memilihnya. Dua periode, kalau Pak Prabowo tetap dipercaya kepada masyarakat, kita akan pilih dia," jelas Kurniawan di Jakarta, Sabtu (20/9/2025).
Dia tidak mempermasalahkan dengan siapa nanti Prabowo akan bersanding di periode kedua. Namun, Kurniawan meyakini bahwa Prabowo tidak akan salah pilih dengan mempertimbangkan segala kepentingan bangsa dan negara.
"Masalah Pak Prabowo nanti akan bergandengan tangan dengan siapa, itu hak Pak Prabowo. Tapi saya yakin pilihan Pak Prabowo tidak pernah salah. Pasti berdasarkan kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.
Kurniawan menegaskan bahwa dalam satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo, pihaknya mendorong agar tidak ragu dalam mengambil langkah serta penyelamatan bangsa dan negara. Selain itu, GCP juga meminta agar Presiden Prabowo dapat mengganti para pembantunya yang tidak memiliki loyalitas dan tidak peduli kepada rakyat.
"Kita tidak pernah ribut tentang jabatan, kita tidak pernah minta-minta jabatan. Tapi kita akan marah ketika ada kelompok-kelompok yang sudah diberi kesempatan, diberi jabatan tapi mengkhianati Prabowo Subianto. Mungkin Pak Prabowo bisa diam, bisa terima. Tapi kita sebagai loyalis sejati tentu kita akan memprotes, kita akan teriak, jangan pernah khianati Prabowo," jelasnya.
Lebih jauh, GCP juga meminta kepada Presiden Prabowo sering turun ke lapangan untuk mengetahui permasalahan rakyat yang sebenarnya.
Baca Juga: Pidato di Sidang Umum PBB, Presiden Prabowo Mengulang Sejarah Perjuangan Diplomasi Prof Sumitro
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








