Mardiono Resmi Didukung 33 DPW PPP untuk Kembali Pimpin Partai

AKURAT.CO Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mendapat dukungan penuh dari seluruh pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) di 33 provinsi untuk kembali maju sebagai calon Ketua Umum PPP periode 2025–2030.
Mardiono menyambut positif dukungan tersebut. Ia menegaskan telah mengabdikan diri secara tulus selama 28 tahun di PPP, mulai dari tingkat bawah hingga kepemimpinan pusat.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh ketua wilayah dan kader PPP di seluruh Indonesia yang telah mempercayai saya untuk kembali memimpin periode 2025–2030,” ujar Mardiono di Jakarta, Kamis (18/9/2025) malam.
Ia menyadari dukungan itu sekaligus menjadi amanah berat, terutama untuk mengembalikan PPP ke parlemen pada Pemilu 2029 mendatang.
“Maka tujuan utama perjuangan ke depan adalah memastikan PPP bisa kembali memenuhi parliamentary threshold pada Pemilu 2029,” tegasnya.
Mardiono pun mengajak seluruh kader untuk bersatu dan berjuang bersama. Ia menekankan, dirinya siap melanjutkan kepemimpinan selama masih dibutuhkan partai.
Baca Juga: Dugaan Keracunan, BGN Hentikan Sementara Distribusi Makan Bergizi Gratis di Banggai Kepulauan
“Saya sebagai kader, kalau memang masih diperlukan untuk melanjutkan perjuangan, bismillah. Tapi kalau tidak, alhamdulillah. Tugas ini saya jalankan tulus sesuai amanah konstitusi,” ujarnya.
Sebelumnya, sebanyak 33 DPW PPP secara resmi mendeklarasikan dukungan kepada Mardiono dalam acara yang digelar di sebuah hotel di Jakarta, Kamis (18/9/2025) malam.
Deklarasi tersebut dibacakan Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Imam Fauzan Amir Uskara.
“Dengan ini menyatakan mendukung dan mengusung Bapak H. Muhamad Mardiono sebagai Ketua Umum DPP PPP masa bakti 2025–2030 dalam Muktamar X di Jakarta pada 27–29 September 2025,” kata Amir.
Ia menegaskan, seluruh jajaran DPW siap menjaga dan mengawal pelaksanaan Muktamar agar berlangsung kondusif, penuh silaturahim, dan menjaga marwah PPP sebagai partai warisan ulama.
“Tanpa provokasi, kebencian, atau saling menjatuhkan. Kita sukseskan Muktamar X dengan santun, khidmat, dan penuh sukacita,” imbuhnya.
Dalam deklarasi itu juga ditegaskan bahwa seluruh DPW, DPC, hingga kader PPP menolak calon ketua umum dari luar partai.
“Sejak berdiri pada 1973, PPP tidak pernah dipimpin oleh ketua umum yang berasal dari luar. Karena itu, seluruh jajaran menolak calon yang bukan kader PPP,” tandas Amir.
Baca Juga: KPK Tahan Dirut BPR Jepara Artha dan Empat Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Rp263,5 Miliar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







