Akurat

IPR: Perombakan Kabinet Prabowo Jadi Sinyal Perhatian pada Ekonomi dan Polkam

Herry Supriyatna | 8 September 2025, 18:59 WIB
IPR: Perombakan Kabinet Prabowo Jadi Sinyal Perhatian pada Ekonomi dan Polkam

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/9/2025) sore.

Direktur Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai, perombakan kali ini menunjukkan perhatian besar Presiden terhadap isu ekonomi serta politik, hukum, dan keamanan.

“Kalau dilihat secara garis besar, Presiden Prabowo memang konsen pada isu ekonomi, terutama terkait pendapatan negara. Selain itu, perhatian juga tertuju pada aspek politik, hukum, dan keamanan, khususnya pasca demo bubarkan DPR kemarin,” kata Iwan dalam keterangannya.

Menurutnya, reshuffle yang berlangsung tiba-tiba ini sah sepenuhnya sebagai hak prerogatif Presiden.

“Perombakan kabinet kali ini cukup menegangkan, karena dilakukan tanpa isu atau bocoran sebelumnya. Tapi tentu reshuffle adalah hak prerogatif Presiden,” ujarnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Dicopot atau Mengundurkan Diri? Ini Penjelasan Istana

Menteri yang Diganti

Dalam reshuffle ini, beberapa menteri lama diberhentikan dengan hormat, di antaranya:

  • Menko Polkam: Budi Gunawan

  • Menteri Keuangan: Sri Mulyani

  • Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Abdul Kadir Karding

  • Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi

  • Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo

Selain itu, reshuffle juga ditandai dengan pelantikan perdana Menteri Haji dan Umrah, seiring disahkannya kementerian baru tersebut.

Menteri Baru yang Dilantik

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 86B Tahun 2025, berikut nama-nama yang resmi dilantik:

  • Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan

  • Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

  • Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi

  • Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah

  • Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah

Reshuffle ini dipandang sebagai langkah Presiden Prabowo untuk memperkuat kabinet dalam menghadapi tantangan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional.

Baca Juga: Reshuffle Menteri Koperasi Pesan Tegas dari Presiden Prabowo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.