Demo Akan Terus Berlangsung Sampai Semua 17+8 Tuntutan Rakyat Terpenuhi

AKURAT.CO Aksi demonstrasi yang membawa tuntutan 17+8 masih terus bergulir. Pengamat politik Adi Prayitno menilai, aksi ini belum akan berhenti karena sebagian tuntutan rakyat belum sepenuhnya direspons pemerintah maupun DPR.
"Sejumlah tuntutan sebenarnya sudah mendapat tanggapan. Salah satunya, seluruh fraksi DPR sepakat menghentikan berbagai tunjangan anggota dewan yang dianggap memicu kegaduhan publik," katanya dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (5/9/2025).
Selain itu, lima anggota DPR juga telah dinonaktifkan oleh partainya, yakni Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, Eko Patriot, Uya Kuya, dan Adies Kadir.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Pertamina Beri Potongan Rp500 per Liter Pembelian Pertamax Pakai MyPertamina
Namun, ia menekankan bahwa masih ada tuntutan penting yang belum dijawab, yaitu pembentukan tim investigasi independen terkait kasus meninggalnya Affan Kurniawan, seorang driver ojek online yang tewas usai terlindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi.
Adi juga menyoroti keputusan partai yang menonaktifkan anggotanya di DPR. Menurutnya, istilah nonaktif tidak dikenal dalam Undang-Undang MD3.
“Dalam aturan hanya dikenal mekanisme PAW (pemberhentian antarwaktu). Jadi istilah nonaktif itu lebih ke ranah internal partai,” jelasnya.
Ia menambahkan, selama tuntutan inti tidak dijawab, gelombang demonstrasi akan tetap ada. “Demo ini bukan sekadar protes sesaat, tapi menjadi bentuk kawalan rakyat atas janji perubahan,” kata Adi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










