Ratusan Kader Partai Berkarya Demo di Kemenkum, Desak Menteri Sahkan Hasil Munas I

AKURAT.CO Ratusan kader Partai Berkarya menggelar aksi damai di depan Gedung Kementerian Hukum (Kemenkum), Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (2/9/2025).
Mereka mendesak Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas segera mengesahkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) I Partai Berkarya yang digelar pada 14–16 Juli 2025 di Tangerang, Banten.
Aksi tersebut dipimpin oleh Ketua DPW Partai Berkarya Sulawesi Selatan, Muh. Arham.
Ia menegaskan, kedatangan massa adalah bentuk pengingat kepada Kemenkum agar segera menindaklanjuti hasil Munas yang sudah berlangsung secara sah dan terbuka.
“Yang pertama kali kami sampaikan, kami adalah forum ketua DPW Partai Berkarya seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Tanggal 14–16 Juli lalu kita sudah melaksanakan Munas I di Tangerang, dan itu diketahui publik,” ujar Arham.
Arham menyayangkan sikap Kemenkum yang belum menindaklanjuti hasil Munas, meski seluruh prosedur administratif telah ditempuh.
Baca Juga: Ambil Sumpah di Jakarta Hari Ini, Miliano Jonathans Akhirnya Sah Menjadi WNI
“Semua prosedur sudah kami lakukan. Sudah daftar online sesuai aturan, hardcopy juga kami kirim. Tapi tidak ada tindak lanjut. Ada apa?” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya bahkan sudah meminta audiensi resmi dan pernah bertemu langsung dengan Menteri Hukum, yang kala itu menjanjikan pertemuan pada 22 Agustus.
Namun hingga kini, janji tersebut tak kunjung terealisasi.
“Kami sudah menyurat, kami sudah ketemu Pak Menteri, tapi tidak ditindaklanjuti. Pertanyaannya, ada apa dengan Pak Menteri? Padahal, Berkarya ini partai yang mendukung penuh kebijakan Presiden,” kata Arham.
Dalam pernyataannya, Arham memberi peringatan tegas kepada Supratman agar menjalankan tugas sesuai aturan perundang-undangan.
“Kita mau ingatkan Pak Menteri supaya kembali ke jalan yang benar. Kalau memang tidak bisa berpedoman pada aturan dan AD/ART partai, lebih baik Presiden reshuffle saja,” ucapnya.
Arham juga menilai dugaan maladministrasi seorang menteri bisa merusak citra Presiden Prabowo di mata publik.
“Jangan sampai perbuatan satu orang ini merusak nama baik Presiden yang sudah baik di masyarakat,” tandasnya.
Meski menggelar aksi, Arham menegaskan Partai Berkarya tetap solid mendukung pemerintahan Presiden Prabowo.
“Target kami jelas, agar hasil Munas I Partai Berkarya disahkan Kemenkum. Munas itu dihadiri seluruh DPW dan DPD, berlangsung kondusif, tanpa intervensi,” ujarnya.
Baca Juga: Kemenag: Kewenangan Pelaksanaan Haji 2026 Harus Segera Dialihkan ke Kementerian Haji
Arham lalu menutup orasinya dengan pesan khusus kepada Supratman.
“Junjung tinggi konstitusi, Pak Menteri. Ingat sumpah jabatan, karena sumpah itu bukan hanya dipertanggungjawabkan di dunia, tapi juga di akhirat,” tegasnya.
Ia memastikan, seluruh kader Berkarya tetap satu komando.
“Kami solid, mendukung Presiden Prabowo, mendukung semua program pemerintah, dan siap menjaga NKRI,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








