Akurat

PDIP Minta Maaf Atas Pernyataan Deddy Sitorus dan Aksi Joget Sadarestuwati

Paskalis Rubedanto | 1 September 2025, 19:38 WIB
PDIP Minta Maaf Atas Pernyataan Deddy Sitorus dan Aksi Joget Sadarestuwati

AKURAT.CO Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait sikap dua kadernya, Anggota DPR Deddy Yevri Sitorus dan Sadarestuwati, yang menuai polemik dalam beberapa hari terakhir.

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menegaskan partainya memahami kritik publik atas pernyataan Deddy yang meminta agar anggota DPR “tidak disamakan dengan rakyat jelata”, serta aksi joget Sadarestuwati dalam sidang tahunan MPR-DPR-DPD.

“Menyangkut pernyataan Pak Deddy Sitorus maupun Ibu Sadarestuwati, dengan kedaulatan dan otonomi Fraksi PDIP, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat,” ujar Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/9/2025).

Said mengakui bahwa kejadian tersebut menjadi pukulan sekaligus pembelajaran berat bagi fraksi PDIP di DPR. Menurutnya, setiap kader wajib lebih berhati-hati menggunakan diksi maupun ekspresi agar tidak menyinggung perasaan publik.

“Secara etik, ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua untuk selalu menggunakan bahasa yang menimbulkan empati dan simpati kepada rakyat,” tegasnya.

Meski demikian, Said menyebut DPP PDIP hingga kini belum memutuskan sanksi resmi terhadap keduanya.

Baca Juga: Media Rusia Bongkar Dalang Asing di Balik Demo DPR, Nama George Soros Jadi Sorotan

Ia menilai, aksi Sadarestuwati yang berjoget usai sidang tahunan sejatinya dilakukan spontan sebagai bentuk ekspresi kebhinekaan.

“Ya, sama halnya dengan banyak yang ikut berjoget setelah acara selesai. Ibu Sadarestuwati hanya ingin menunjukkan semangat kebhinekaan ketika diputarkan lagu daerah Timur. Tidak lebih dari itu,” jelasnya.

Namun, ia menegaskan bahwa PDIP tidak menutup mata terhadap reaksi publik.

“Atas nama Fraksi PDIP, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Jika ada kekhilafan yang dilakukan Pak Deddy maupun Ibu Sadarestuwati, kami sungguh-sungguh minta maaf,” ucap Said.

Seperti diketahui, pernyataan Deddy Sitorus menuai kecaman luas karena dianggap merendahkan rakyat yang justru diwakili DPR.

Sementara itu, aksi joget Sadarestuwati bersama sejumlah anggota DPR dalam forum kenegaraan dinilai tidak pantas meski beralasan ingin menunjukkan kebhinekaan.

Publik pun mendesak agar keduanya dijatuhi sanksi, sebagaimana sebelumnya DPR memberikan teguran kepada anggota Fraksi PAN Eko Hendro Purnomo dan Surya Utama (Uya Kuya), anggota Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, serta Wakil Ketua DPR dari Fraksi Golkar Adies Kadir.

Baca Juga: Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Turun ke Posisi 4, Beri Jalan Real Madrid ke Puncak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.