Akurat

Pidato Presiden di Sidang Tahunan MPR Harus Diresapi dan Dijalankan

Ahada Ramadhana | 20 Agustus 2025, 21:42 WIB
Pidato Presiden di Sidang Tahunan MPR Harus Diresapi dan Dijalankan

AKURAT.CO Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Andreas Hugo Pareira, menekankan pentingnya implementasi pidato Presiden dalam sidang tahunan MPR.

Menurutnya, pidato presiden tidak boleh hanya menjadi kata-kata indah tanpa tindak lanjut di lapangan.

“Implementasi harus menjadi perhatian kita semua. Jangan sampai presiden hanya menyampaikan hal-hal yang baik-baik saja, tapi kenyataannya berbeda di lapangan,” ujar Andreas dalam Diskusi Konstitusi dan Demokrasi Indonesia yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR, Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Ia menyoroti pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan sumber daya manusia Indonesia.

Andreas mengingatkan agar kekayaan negara dimanfaatkan di dalam negeri, bukan sekadar diekspor mentah dan keuntungan disimpan di luar negeri.

Baca Juga: KPK Akan Libatkan Lembaga Audit untuk Hitung Kerugian Negara Kasus Korupsi Kuota Haji

“Investasi masuk, diekspor, dan hasilnya kembali disimpan di luar negeri. Apa yang kita dapat? Jangan sampai hanya menjual bahan mentah tanpa nilai tambah bagi negara,” jelasnya.

Andreas menyampaikan dukungan terhadap kebijakan hilirisasi yang digaungkan Presiden Prabowo, sebagai langkah meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.

Ia menilai konstruksi pidato presiden selama ini membangun optimisme terhadap pembangunan negara.

“Pidato pak presiden selalu konstruktif dan memberi optimisme. Baik di sidang tahunan maupun kesempatan lainnya, banyak hal yang menunjukkan semangat pembangunan yang lebih baik,” tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.