24 Calon Dubes RI Tunggu Persetujuan Negara Tujuan Sebelum Dilantik

AKURAT.CO Sebanyak 24 calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia kini tengah menanti persetujuan resmi (agreement) dari negara tujuan penempatan mereka.
Persetujuan ini menjadi tahapan akhir sebelum para calon dubes tersebut dapat dilantik secara resmi dan memulai tugas diplomatiknya di luar negeri.
Wakil Menteri Luar Negeri, Arif Havas Oegroseno, menyampaikan bahwa seluruh calon dubes tersebut telah menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi I DPR RI.
Saat ini, proses penempatan mereka berada di tahap menunggu konfirmasi diplomatik dari masing-masing negara akreditasi.
“Setelah fit and proper test, tahap selanjutnya adalah menunggu agreement dari negara tujuan. Begitu surat persetujuan itu turun, baru para calon dubes bisa dilantik dan menjalankan tugas,” jelas Havas saat ditemui wartawan di Jakarta, Sabtu (19/7/2025).
Ia juga mengonfirmasi bahwa beberapa calon dubes sudah mulai menerima agreement dan bahkan bersiap menjalankan penugasan.
Proses ini merupakan bagian dari penyegaran korps diplomatik di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Para calon dubes tersebut akan mewakili Indonesia di berbagai negara strategis maupun organisasi internasional, termasuk PBB dan kawasan ASEAN.
Baca Juga: Komitmen Ramah Lingkungan, Lautan Luas Raih Dua Penghargaan Industri Hijau
Daftar Calon Duta Besar RI yang Telah Lolos Fit and Proper Test:
-
Abdul Kadir Jaelani – Jerman (Berlin)
-
Redianto Heru Nurcahyo – Slovakia (Bratislava)
-
Umar Hadi – PTRI New York
-
Hotmangaradja Pandjaitan – Singapura
-
Nurmala Kartini Sjahrir – Jepang (Tokyo)
-
Indroyono Soesilo – Amerika Serikat (Washington DC)
-
Adam Mulawarman Tugio – Vietnam (Hanoi)
-
Laurentius Amrih Jinangkung – Belanda (Den Haag)
-
Judha Nugraha – Uni Emirat Arab (Abu Dhabi)
-
Sidharto Reza Suryodipuro – Kantor PBB Jenewa, Swiss
-
Andhika Chrisnayudhanto – Brasil (Brasilia)
-
Syahda Guruh Langkah Samudera – Qatar (Doha)
-
Andi Rahardian – Oman (Muscat)
-
Imam As’ari – Ekuador (Quito)
-
Listyowati – Bangladesh dan Nepal (Dhaka)
-
Kuncoro Giri Waseso – Mesir (Kairo)
-
Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo – Malaysia (Kuala Lumpur)
-
Mayjen (Purn) Gina Yoginda – Korea Utara (Pyongyang)
-
Yusron Bahauddin Ambary – Aljazair (Alger)
-
Lukman Hakim Siregar – Suriah (Damaskus)
-
Berlian Helmy – Azerbaijan (Baku)
-
Hari Prabowo – Thailand (Bangkok)
-
Okto Dorinus Damanik – Papua Nugini (Port Moresby)
-
Andi Rachmianto – Belgia (Brussel)
Pelantikan para dubes akan dilakukan setelah seluruh proses administratif dan diplomatik rampung.
Baca Juga: Kemlu Minta Publik Tak Emosional Tanggapi Tarif Nol Persen Produk AS: Lihat Dulu Jenis Barangnya
Pemerintah berharap penempatan mereka dapat memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama strategis Indonesia di berbagai kawasan dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









