Ketum PBNU Temui Presiden Prabowo, Bahas Kolaborasi Program Strategis

AKURAT.CO Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (24/6/2025).
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara PBNU dan pemerintah, terutama terkait percepatan program-program strategis nasional.
Yahya menyampaikan bahwa PBNU telah melaporkan perkembangan berbagai nota kesepahaman (MoU) yang dijalin dengan sejumlah kementerian dan lembaga negara.
“MoU dengan berbagai kementerian dan badan pemerintah itu yang kami laporkan,” ujar Yahya kepada awak media usai pertemuan.
Salah satu fokus utama diskusi adalah percepatan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi prioritas pemerintahan Prabowo dalam upaya pemenuhan gizi dan ketahanan pangan nasional.
“Soal MBG, kami sudah jalan di sejumlah titik dan sekarang sedang progresif mengakselerasi pengembangan. Kami ditargetkan oleh BGN untuk mengelola hingga seribu titik. Ini pekerjaan besar, dan membutuhkan koordinasi serta kolaborasi intensif,” jelasnya.
Baca Juga: 100 Hari Kepemimpinan Pramono-Rano, Tingkat Kepuasan Melejit Capai 77 Persen
Selain MBG, PBNU juga melaporkan perkembangan pelaksanaan program Gerakan Keluarga Maslahat NU, yang melibatkan kerja sama lintas kementerian guna meningkatkan kesejahteraan umat.
“Kami menyampaikan sejumlah program kerja sama NU dengan pemerintah. Pak Presiden memberikan dukungan penuh,” tutur Yahya.
Presiden Prabowo, kata Yahya, menyambut baik laporan tersebut dan mendorong agar kolaborasi antara NU dan pemerintah terus diperkuat dalam pelaksanaan program strategis.
“Beliau bahkan mendorong NU agar semakin kuat mempererat kerja sama dan aktif dalam menjalankan program-program pemerintah,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










