Diduga Ada Keterlibatan di Tambang Nikel Raja Ampat, PDIP: Biar Dibuktikan Lewat Audit yang Transparan

AKURAT.CO Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) di DPR RI menegaskan bahwa suara mereka dalam isu tambang nikel di Raja Ampat fokus pada penegakan hukum dan perlindungan lingkungan, bukan pada persoalan afiliasi politik atau individu tertentu.
Hal ini disampaikan Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP, Mufti Anam, menanggapi ramainya dugaan keterlibatan partai berlambang banteng moncong putih dalam aktivitas tambang di Raja Ampat, Papua Barat Daya.
"Saya memahami kegelisahan publik soal polemik tambang nikel di Raja Ampat. Dalam konteks ini, saya ingin tegaskan bahwa perjuangan kami di DPR, khususnya dari Fraksi PDI Perjuangan, fokus pada substansi masalahnya, bukan pada siapa yang terafiliasi," ujar Mufti saat dikonfirmasi Akurat.co, Kamis (12/6/2025).
Baca Juga: DPR Wanti-wanti: Jangan Sampai Kalau Konflik Reda, Aktivitas Tambang di Raja Ampat Jalan Lagi
Mufti menekankan, yang utama partainya junjung adalah penegakan aturan, perlindungan ekosistem, serta mendengarkan suara masyarakat lokal.
"Bagi kami, yang paling penting adalah menegakkan aturan, menjaga kelestarian lingkungan, dan memastikan aspirasi masyarakat Papua benar-benar didengar," ucapnya.
Menjawab dugaan adanya keterkaitan antara partai dengan salah satu perusahaan tambang di Raja Ampat, Mufti menyatakan hal itu harus diuji melalui jalur resmi.
"Kalau ada potensi pelanggaran atau konflik kepentingan, ya harus dibuka secara terang-benderang, siapapun yang terlibat. Tapi biarlah itu dibuktikan lewat mekanisme hukum dan audit yang transparan, bukan asumsi media sosial," tegasnya.
Dia menambahkan, Fraksi PDIP di DPR juga telah menyuarakan pentingnya investigasi menyeluruh terkait tambang nikel di wilayah konservasi tersebut.
Dia juga mendorong agar kasus ini tidak jadi polemik politik, tapi jadi evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola tambang di Indonesia, terutama di kawasan konservasi seperti Raja Ampat.
Baca Juga: Kata Jubir PDIP Soal Kabar Tambang Nikel Papua Terafiliasi Partainya
Sebagai informasi, PDIP kini tengah menjadi sorotan publik usai muncul kabar adanya keterkaitan partai berlambang banteng moncong putih itu dengan aktivitas tambang nikel di kawasan konservasi Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Isu tersebut mencuat setelah salah satu mitra perusahaan tambang PT Gag Nikel, yakni PT Manado Karya Anugrah (MKA), diketahui dimiliki oleh Rio A. J. Dondokambey, putra dari Olly Dondokambey, Bendahara Umum PDIP sekaligus Gubernur Sulawesi Utara.
Kepemilikan itu juga disebut telah diperkuat oleh sejumlah laporan teknis dari Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








