Kongres PDIP Diundur, Yasonna Laoly Bantah Ada Beda Pendapat di Internal Partai

AKURAT.CO Ketua DPP PDIP, Yasonna Laoly, membantah isu yang menganggap partainya tidak solid di tengah kabar diundurnya Kongres ke-VI PDIP yang seharusnya digelar bulan ini.
Dia mengatakan, tidak ada perbedaan pendapat di internal partainya yang menjadi penyebab Kongres diundur.
"Enggak ada. Kita solid lah. Mana ada beda beda sikap. Solid," kata Yasonna kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), ini juga mengungkap, banyak kendala lain termasuk biaya yang harus disiapkan untuk menggelar Kongres.
Baca Juga: Kongres PDIP Batal Digelar, Persoalan Geopolitik Lebih Penting
"Ya kita lihat saja dulu. Tapi semua solid. Hanya soal persiapannya ini. Kan baru pemilu, baru Pilkada. Kan bikin kongres enggak gampang, untuk anggota-anggota itu datang ke lokasi yang ditentukan, perlu biaya," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, memberikan penjelasan terkait waktu pelaksanaan Kongres partai yang sebelumnya disebut-sebut akan digelar pada April 2025.
Menurutnya, hingga kini belum ada kepastian tanggal pelaksanaan kongres karena masih mempertimbangkan situasi dan kondisi terkini.
"Kongres sampai saat ini belum ditentukan akan dilaksanakan kapan, karena melihat situasi, kondisi yang ada," ujar Puan kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/4/2025).
"Tentu saja ini tidak perlu dilakukan terburu-buru. Semuanya on the track, masih bisa dilaksanakan tugas-tugas yang ada di internal PDI Perjuangan, dan semuanya berada dalam kendali Ketua Umum," tambahnya.
Ketika ditanya apakah kongres bisa saja mundur dari bulan April, Puan tidak menampik kemungkinan tersebut. "Bisa saja mundur di bulan April, namun pastinya insya Allah tidak lebih dari tahun 2025," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








