Kunjungan Mendadak ke Akmil Mesir, Prabowo dan El-Sisi Tunjukkan Keakraban dan Visi Kerja Sama Militer

AKURAT.CO Dalam kunjungan penuh kehangatan dan simbolik yang mencerminkan kedekatan hubungan bilateral, Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi melakukan lawatan mendadak ke Akademi Militer Mesir (Akmil) di Kairo pada Sabtu (12/4/2025).
Keduanya berangkat bersama dari Istana Kepresidenan Al Ittihadiya sekitar pukul 14.00 waktu setempat, tak lama setelah menghadiri jamuan makan siang kenegaraan.
Menariknya, Prabowo dan El-Sisi duduk berdampingan dalam satu kendaraan, memperlihatkan hubungan personal yang akrab dan cair.
Setibanya di kompleks Akmil setelah perjalanan sekitar 40 menit, kedua kepala negara disambut dengan penuh kehormatan oleh Kepala Akademi, Letjen Asyraf Salim Zahir.
Meski tidak tercantum dalam agenda resmi kenegaraan, kunjungan tersebut tetap berlangsung khidmat dan penuh sambutan hangat dari pihak tuan rumah.
Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi meninjau sejumlah fasilitas utama di akademi tersebut, mulai dari ruang kelas, stadion, masjid, hingga arena pacuan kuda yang digunakan untuk latihan para taruna.
Baca Juga: Belajar Craftsmanship Kayu Tradisional Jepang, CAS Indonesia Ikuti Workshop di Suikoushya, Kyoto
Beberapa pertemuan terbatas juga digelar di gedung utama kampus militer tersebut.
Kehadiran Prabowo di pusat pendidikan militer tertinggi Mesir ini sarat makna.
Selain merefleksikan kedekatan dua pemimpin negara, kunjungan ini juga menjadi simbol penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Mesir di bidang pertahanan dan pendidikan militer.
Bagi Prabowo, kunjungan ke Akmil Mesir juga memiliki nilai historis tersendiri.
Latar belakangnya sebagai mantan perwira dan Menteri Pertahanan RI menjadikan kunjungan ini seperti pulang ke akar profesionalisme militernya.
Kunjungan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara, khususnya di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah.
Baca Juga: Pakar Hukum Nilai SKCK Perlu Dihapus: Bertentangan dengan HAM, Jadi Penghambat Mendapatkan Pekerjaan
Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan ini adalah Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










