Akurat

Jokowi Angkat Bicara Soal Pertemuan Diam-diam Prabowo dan Megawati

Paskalis Rubedanto | 8 April 2025, 23:48 WIB
Jokowi Angkat Bicara Soal Pertemuan Diam-diam Prabowo dan Megawati

AKURAT.CO Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyambut positif pertemuan hangat antara Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang berlangsung Senin (7/4/2025) malam di Jakarta.

Menurut Jokowi, pertemuan dua tokoh besar tersebut merupakan sinyal baik untuk masa depan bangsa.

"Pertemuan Pak Prabowo dan Bu Mega sangat bagus untuk kepentingan negara. Kalau bisa saling berkumpul, berdialog, itu jauh lebih baik daripada saling menjauh," ujar Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/4), usai menerima kunjungan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Jokowi menilai silaturahmi antar-pemimpin, terlebih di momen Lebaran, sangat penting untuk menjaga ketenangan dan kedamaian di tengah masyarakat.

Ia menyebut interaksi semacam ini bisa menjadi contoh positif bagi semua pihak.

Baca Juga: Pertemuan Prabowo-Megawati di Teuku Umar Bernuansa Silaturahmi dan Keakraban

Senada dengan Jokowi, Bahlil juga menekankan pentingnya keharmonisan antar-elite bangsa demi memperkuat pembangunan nasional.

Ia memuji langkah Prabowo yang menunjukkan sikap terbuka kepada seluruh pemimpin nasional.

"Kami sangat menghargai silaturahmi seperti ini. Pak Prabowo bukan hanya datang ke Bu Mega, tapi juga bersilaturahmi dengan Pak Jokowi, Pak SBY, dan tokoh-tokoh lain. Semua diperlakukan setara," ungkap Bahlil.

Ia berharap semangat persatuan ini terus dijaga demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Kita semua harus kompak dalam membangun negeri,” tambahnya.

Pertemuan antara Prabowo dan Megawati berlangsung tertutup di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.

Meski tanpa sorotan media, pertemuan tersebut dikabarkan membahas situasi global serta dinamika politik nasional.

Baca Juga: Dasco: Pertemuan Prabowo dan Megawati Didominasi Dialog Empat Mata, Bahas Masa Depan Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.