Akurat

Prabowo ke AHY-Gibran: Sekarang Berdampingan, Nanti Bisa Bersaing di Pilpres

Atikah Umiyani | 26 Februari 2025, 09:18 WIB
Prabowo ke AHY-Gibran: Sekarang Berdampingan, Nanti Bisa Bersaing di Pilpres

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sama-sama berpotensi menjadi presiden di masa mendatang.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri penutupan Kongres ke-VI Partai Demokrat di Jakarta, Selasa (25/2/2025) malam.

Presiden Prabowo mengatakan, walaupun dalam acara tersebut AHY dan Gibran duduk berdampingan, namun keduanya punya potensi akan bersaing dalam pilpres-pilpres yang akan datang.

Baca Juga: Demokrat Tegaskan Dukungan Penuh untuk Asta Cita Prabowo-Gibran

"Ada Presiden SBY, siapa tahu ada Presiden AHY. Sekarang duduk berdampingan (AHY dan Gibran). Nanti bisa bersaing nih dua orang ini," ujarnya.

Mendengar pernyataan tersebut, baik Gibran maupun AHY sama-sama tersenyum.

Presiden Prabowo menilai bahwa persaingan merupakan hal yang baik dalam sebuah negara demokrasi.

Baca Juga: AHY Sambut Puan di Kongres: Semoga Persahabatan Demokrat dan PDIP Terus Terjaga

Ia pun mengingatkan agar siapa yang menang dalam persaingan untuk mengajak pihak-pihak yang kalah.

"enggak apa-apa, bersaing itu baik. Siapa nomor satu, ajaklah nomor dua, ajaklah nomor tiga," katanya.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mencontohkan, saat dirinya dikalahkan oleh Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo, dalam Pilpres 2019.

Baca Juga: AHY Kenang Upaya Penggembosan Demokrat, Singgung Dukungan Prabowo dan Megawati

Namun, Jokowi saat itu tetap mengajaknya untuk bergabung ke dalam Kabinet Indonesia Maju.

"Aku dikalahkan. Tapi beliau (Jokowi) ajak saya masuk, masuk juga (kabinet)," kata Presiden Prabowo.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Beserta Jajaran Kabinet Merah Putih Kompak Hadiri Penutupan Kongres Partai Demokrat

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK