Akurat

PAN Komentari Sikap PDIP Soal PPN 12 Persen: Berpolitik Harus Konsisten

Atikah Umiyani | 24 Desember 2024, 18:36 WIB
PAN Komentari Sikap PDIP Soal PPN 12 Persen: Berpolitik Harus Konsisten

AKURAT.CO Partai Amanat Nasional (PAN) mengingatkan PDI Perjuangan untuk konsisten dalam berpolitik. Hal ini terkait dengan sikap PDIP yang tiba-tiba balik arah, dan menentang kenaikan PPN menjadi 12 persen.

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, mengatakan kenaikan PPN 12 persen semestinya tidak menjadi landasan bagi pihak manapun untuk saling menyalahkan.

"Berpolitik itu mesti konsisten. Kalau dulu mendukung, ya sekarang mestinya juga mendukung. Kalau ada yang dinilai perlu diperbaiki, silahkan ajak para pihak untuk mendiskusikannya. Cari solusi terbaik untuk kepentingan rakyat," kata Saleh kepada wartawan di Jakarta, Selasa (24/12/2024).

Baca Juga: Masyarakat Dikadoin PPN 12 Persen Saat Nataru 2025, Adilkah?

Padahal, PDIP sangat terlibat aktif dalam proses pembahasan di DPR yang akhirnya menghasilkan produk Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 atau UU tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

"Kalau saya lihat, PDIP ini tidak mau terlibat lagi. Itulah sebabnya mengeritik dan menolak. Ada kesan mencari simpati dan citra positif dari masyarakat," ujarnya.

Menurut Saleh, kenaikan PPN 12 persen harus dijalankan sebagai implementasi dari UU HPP. Jikai ingin dibatalkan atau ditunda, UU tersebut harus direvisi atau bisa juga melalui judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Fraksi PAN juga menilai bahwa kebijakan ini berat. Tetapi sebagai bentuk ketaatan pada ketentuan UU negara, PAN tetap mendukung. Sembari dengan itu, dicari jalan yang dapat meringankan masyarakat," ucapnya.

Terkait hal ini, Saleh juga meminta PDIP untuk ikut aturan yang ada. Jangan menimbulkan kesan mau benar sendiri dan menyalahkan pihak yang lain.

"Sikap seperti itu tidak baik dalam kehidupan sosial politik kita. Kita sudah memilih demokrasi sebagai jalan politik. Apa pun keputusan politik yang diambil secara demokratis harus dihormati dan dijunjung tinggi," ungkap Saleh yang juga Ketua Komisi VII DPR RI.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.