PPP Disarankan Pinang Jokowi Jadi Ketua Umum agar Lolos Parlemen di 2029

AKURAT.CO Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio alias Hensat, menyoroti isu pergantian Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang disebut akan dibahas pada Muktamar X 2025 mendatang.
Diketahui, Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Romahurmuziy, menyebut terdapat empat nama yang masuk bursa calon ketua umum, yaitu Sandiaga Uno, Taj Yasin Maimoen, Saifullah Yusuf, dan Dudung Abdurachman.
Dibanding empat nama tersebut, Hensat menyarankan agar sebaiknya PPP meminang Presiden ke-7 RI, Joko Widodo untuk menjadi ketua umum partai tersebut.
Baca Juga: PDIP Ungkap Alasan Pemecatan Jokowi, Gibran, dan Bobby Dilakukan Setelah Pemilu
"Dibanding empat nama tersebut, PPP sebaiknya mempertimbangkan nama Joko Widodo yang saat ini potensial untuk memimpin partai," kata Hensat kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/12/2024).
Dia menilai, PPP saat ini lebih membutuhkan sosok besar untuk bisa kembali lolos ke DPR RI pada pemilu 2029 nanti. Menurutnya, Jokowi adalah nama besar yang bisa mengembalikan PPP ke Senayan saat ini.
"Dengan nama besar pak Jokowi diharapkan PPP bisa kembali ke Senayan, lebih dari 4 persen (parliamentary threshold)," ucapnya.
Di sisi lain, PPP akan mendapatkan keuntungan lainnya jika meminang Jokowi sebagai ketua umum. Salah satunya, yaitu bergabungnya Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
"Dan lagi-lagi, bila PPP meminang pak Jokowi, sangat mungkin juga Gibran juga akan masuk, bayangkan PPP nantinya memiliki kader yang jadi wakil presiden," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







