Ketua DPD RI Bakal Usut Anggota Terlibat Judi Online

AKURAT.CO Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Najamudin, menegaskan bahwa dirinya tidak akan segan untuk mengusut jika ada anggota DPD yang terlibat dalam kasus judi online.
Hal tersebut ia sampaikan menanggapi polemik yang melibatkan judi online, yang dikhawatirkan dapat menyeret sejumlah pihak, termasuk lembaga parlemen.
“Oh, saya sih kalau ada anggota saya yang terlibat, usut, enggak ada urusan,” tegas Sultan saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/11/2024).
Sultan menyebutkan, dirinya memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap para anggota DPD RI.
Baca Juga: Ahli Penghitung Kerugian Rp271 Triliun Jawab ‘Males’ Saat Ditanya Perhitungan Kerugian Negara
Ia bahkan tidak menutup kemungkinan untuk membentuk panitia khusus (pansus) jika ada indikasi keterlibatan anggota DPD RI dalam judi online.
“Saya punya fungsi pengawasan yang melekat di konstitusi. Saya bisa saja buat pansus ini,” ujarnya.
Sultan mendukung penuh arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas judi online hingga tuntas.
Menurutnya, langkah tersebut sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan menjalankan program strategis pemerintah.
“Udah lah, kita pokoknya bersih-bersih lah. Era Pak Prabowo ini saya setuju, kita shifting dari lama ke baru. Era baru, kita persiapkan Indonesia Emas 2045. Kita bersih-bersih, kita siapkan, negara butuh uang,” jelas Sultan.
Baca Juga: Pengumuman Hasil SKD CPNS 2024: Jadwal, Link, dan Cara Ceknya
Ia menegaskan, proses transisi menuju era baru ini harus dilakukan dengan baik, termasuk memberantas berbagai kegiatan yang merugikan negara dan masyarakat.
Sultan juga menyoroti dampak buruk judi online pada masyarakat, terutama yang bermain dengan nominal kecil.
Meskipun terlihat sepele, hal tersebut tetap merugikan masyarakat secara ekonomi dan mental.
“Bayangkan masyarakat kita, ada yang main Rp10 ribu perak, Rp50 ribu perak. Tapi korbannya itu kan melakukan berkali-kali dengan halusinasi, fantasi. Mereka nggak tahu siapa yang mendapatkan keuntungan dari sini,” tutup Sultan.
Melalui pernyataannya, Sultan menegaskan komitmen DPD RI untuk mendukung pemberantasan judi online dan memastikan lembaganya tetap bersih dari praktik-praktik yang melanggar hukum.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah mempersiapkan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik, khususnya dalam visi Indonesia Emas 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








