Sultan Najamudin Komitmen Jadikan DPD RI Lembaga yang Bermanfaat Bagi Masyarakat

AKURAT.CO Ketua DPD RI periode 2024-2029, Sultan Najamudin, menegaskan komitmennya untuk mengubah DPD RI menjadi lembaga yang lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sultan menekankan pentingnya peran DPD yang lebih aktif dan sejalan dengan MPR serta DPR RI, karena menurutnya, selama ini peran DPD kurang terlihat.
"DPD sebagai lembaga perwakilan masyarakat daerah yang ada di Jakarta, ke depan kami punya visi, misi, dan target untuk memastikan bahwa lembaga ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat daerah," kata Sultan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2024).
Baca Juga: Lengkap, Ini 16 Tim Peserta Media Cup 2025
Sultan juga berjanji akan mendukung DPR dalam mewujudkan lembaga legislatif yang lebih kuat, kolaboratif, dan aspiratif dalam mewakili kepentingan rakyat.
"Kami ingin memastikan bahwa DPR ke depan menjadi lembaga parlemen yang paling kuat, kolaboratif, dan aspiratif," tegasnya.
Sultan Najamudin, senator asal Bengkulu, terpilih sebagai Ketua DPD RI periode 2024-2029, menggantikan AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
Pemilihan dilakukan pada Selasa (1/10/2024) malam hingga Rabu (2/10/2024) dini hari, diikuti oleh 151 anggota DPD RI.
Dalam pemilihan yang menggunakan sistem paket calon pimpinan, Sultan memimpin paket yang terdiri dari GKR Hemas (DIY), Yorrys Raweyai (Papua), dan Tamsil Linrung (Sulawesi Selatan).
Baca Juga: Ridwan Kamil akan Benahi Sungai Ciliwung dengan Konsep Pentahelix
Sultan unggul dengan 95 suara, mengalahkan LaNyalla yang memperoleh 56 suara.
Dengan hasil ini, Sultan ditetapkan sebagai Ketua DPD RI, didampingi GKR Hemas sebagai Wakil Ketua I, Yorrys Raweyai sebagai Wakil Ketua II, dan Tamsil Linrung sebagai Wakil Ketua III.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








