Akurat

GP Ansor Sayangkan Kelakar Soal Janda Kaya Nikahi Pemuda Nganggur

Citra Puspitaningrum | 29 Oktober 2024, 16:44 WIB
GP Ansor Sayangkan Kelakar Soal Janda Kaya Nikahi Pemuda Nganggur

AKURAT.CO PW GP Ansor DKI mengecam keras pernyataan Cawagub DKI Jakarta, Suswono, yang menyarankan agar para janda kaya menikahi pria pengangguran, dengan mengaitkannya pada kisah Khadijah dan Nabi Muhammad SAW.

Pernyataan ini dianggap menyakitkan dan merendahkan umat Islam yang sangat menghormati Nabi Muhammad SAW.

"Yang paling fatal, Nabi Muhammad jelas bukan pria miskin atau pengangguran seperti analogi yang disampaikan Suswono," ujar Sulton, Sekretaris PW GP Ansor DKI, dalam keterangan tertulis pada Senin (28/10/2024).

Baca Juga: Bawaslu Gandeng Sejumlah Organisasi Pemantau Pemilu untuk Awasi Tahapan Pilkada 2024

Sulton menambahkan, pihaknya berencana melaporkan pernyataan tersebut ke pihak berwajib karena dinilai tidak etis, terutama dalam konteks kampanye Pilkada.

Menurutnya, kontestasi politik tidak seharusnya menjadi alasan untuk merendahkan figur suci umat Islam.

Pernyataan Suswono itu muncul dalam kampanye ketika ia menyebut bahwa pernikahan antara janda kaya dan pemuda pengangguran bisa meningkatkan kesejahteraan.

Suswono menyatakan, "Saya sarankan janda kaya tolong nikahi pemuda yang nganggur."

Baca Juga: Kembali Dukung BNI Indonesian Masters 2024, BMW Astra Serahkan 15 Unit BMW sebagai Official Cars

PW GP Ansor DKI menyayangkan pernyataan ini, terlebih karena dianggap hanya candaan kampanye yang tidak layak disampaikan kepada publik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.