Akurat

Apa Itu Program Sekoper Cinta yang Diperkenalkan Ridwan Kamil saat Debat Pilkada DKI Jakarta 2024?

Shalli Syartiqa | 7 Oktober 2024, 10:36 WIB
Apa Itu Program Sekoper Cinta yang Diperkenalkan Ridwan Kamil saat Debat Pilkada DKI Jakarta 2024?

AKURAT.CO Calon gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil, memperkenalkan program Sekoper Cinta dalam debat calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2024, pada Minggu, (6/10/2024).

Ridwan Kamil menyatakan bahwa mereka akan berfokus pada pemberdayaan perempuan jika terpilih dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.

Program Sekoper Cinta ini disebut saat ketiga kandidat membahas isu kesetaraan gender.

Baca Juga: Profil dan Jejak Karir Benyamin Sueb, Seniman Multitalenta Betawi yang Namanya Disebut Pramono Anung Saat Debat Pilkada 2024

Lantas, apa itu program Sekoper Cinta yang disebut Ridwan Kamil saat Debat Pilkada DKI Jakarta 2024.

Mengenal program Sekoper Cinta

Istilah Sekoper Cinta merupakan singkatan dari Perempuan Capai Impian dan Cita-cita.

Program ini pertama kali diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 16 Desember 2018.

Menurut laman LPKJ Jabar, Sekoper Cinta merupakan program yang bertujuan untuk mencapai kesetaraan peran, akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat bagi perempuan dan laki-laki di berbagai bidang.

Baca Juga: Pendukung Cagub Dilarang Gunakan Pengeras Suara Saat Debat Pilkada di JIExpo Kemayoran

Selain itu, Sekoper Cinta lahir dari keprihatinan terhadap stereotipe yang membatasi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

 

 

 

 

Program ini berfokus pada pemberdayaan dan peningkatan kapasitas ibu rumah tangga sebagai respons terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), stunting, dan perdagangan manusia.

Dalam implementasinya, program Sekoper Cinta bekerja sama dengan Kemendikbud Ristek, e-commerce Tokopedia, serta Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).

 

 

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.