Akurat

Ridwan Kamil Janji Lindungi Hak Perempuan dan Anak di Jakarta

Paskalis Rubedanto | 6 Oktober 2024, 20:30 WIB
Ridwan Kamil Janji Lindungi Hak Perempuan dan Anak di Jakarta

AKURAT.CO Calon gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK), menegaskan komitmennya untuk melindungi hak-hak perempuan dan anak-anak sebagai penerus bangsa di Jakarta.

Hal ini disampaikan RK dalam pemaparannya saat debat perdana Pilkada Jakarta 2024 di JiExpo, Kemayoran, Minggu (6/10/2024).

“Saya kira perempuan harus dilindungi, dan harus memiliki kesetaraan dengan perlindungan dari gubernur dan pemimpin Jakarta,” ujar RK.

RK menyoroti, kondisi kota-kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, saat ini masih belum ramah bagi perempuan, anak-anak, lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas.

Ia menilai bahwa fasilitas yang ada lebih mengutamakan kenyamanan untuk pria dewasa.

Baca Juga: Dharma-Kun: Kami Sampaikan Program, Rakyat yang Menentukan

“Kota ini umumnya hanya aman bagi laki-laki dewasa. Tidak aman bagi perempuan, anak-anak, lansia, maupun disabilitas,” jelas RK.

RK menyatakan, kunci untuk masa depan adalah menciptakan keadilan. Sebagai gubernur, ia berjanji akan selalu terbuka untuk mendengarkan keluhan masyarakat yang merasa diperlakukan tidak adil.

“Maka sebagai gubernur, jika warga masih merasa tidak adil, silakan laporkan dan diskusikan dengan kami,” tegasnya.

RK juga menyoroti ketimpangan gender yang masih terjadi, dan menurutnya pendidikan adalah solusinya.

Ia menawarkan beberapa program untuk mengatasi masalah ini, termasuk kerja sama dengan DPRD untuk memberikan pendidikan gratis, tidak hanya di sekolah negeri, tetapi juga di sekolah swasta yang telah ditunjuk.

Baca Juga: Debat Perdana Pilkada Jakarta Jadi Momen Krusial, Pengamat: Kesan Pertama Begitu Menggoda

"Kami mendukung program sekolah gratis, baik di sekolah negeri maupun swasta. Ada sekitar 1.100 sekolah yang akan menerima dukungan, termasuk bagi anak-anak perempuan yang putus sekolah,” jelasnya.

Selain itu, RK juga memaparkan program sekolah perempuan di tingkat komunitas yang akan diadakan di balai RW dengan fokus pada pendidikan ekonomi keluarga dan keharmonisan keluarga.

“Kami juga akan menyediakan kredit mesra tanpa bunga bagi ibu-ibu yang membutuhkan pekerjaan,” tambahnya.

RK menutup paparannya dengan janji untuk menggabungkan pendidikan formal dan informal, serta kemudahan akses berusaha, sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan di Jakarta.

“Kombinasi dari kemudahan berusaha, sekolah informal untuk ibu-ibu, dan pendidikan gratis akan meningkatkan indeks kualitas hidup perempuan dan mengurangi ketimpangan gender,” pungkas RK.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.