Akurat

Cegah Gerakan Coblos 3 Kontestan, Pasangan Cagub-Cawagub Jakarta Diminta Kampanye Maraton

Citra Puspitaningrum | 21 September 2024, 22:44 WIB
Cegah Gerakan Coblos 3 Kontestan, Pasangan Cagub-Cawagub Jakarta Diminta Kampanye Maraton

AKURAT.CO Anggota DPD RI DKI Jakarta, Fahira Idris, menyarankan para kontestan yang berlaga di Pilkada Jakarta melakukan kampanye maraton untuk meredam gerakan coblos tiga pasangan calon. Diketahui, masa kampanye akan digelar pada 25 September 2024.

Dia mengatakan, kampanye maraton yang dilakukan masing-masing tim pasangan calon akan efektif mencegah terjadinya golongan putih (Golput) termasuk gerakan coblos semua pasangan calon.

Baca Juga: KPU-Bawaslu Dukung Forum Lintas Ormas Sukseskan Pilkada Jakarta Damai 2024

"Saran saya adalah kepada para pasangan calon harus betul-betul melakukan maraton kampanye. Karena tadi ada isu coblos tiga dan sebagainya," kata Fahira dalam acara Deklarasi Pilkada Jakarta Damai di Kopi Sakti, Jalan Kemang Timur Raya, Jakarta Selatan, Sabtu (21/9/2024).

Dia menegaskan, kampanye marathon ini juga sebagai bukti bahwa masing-masing pasangan calon memiliki itikad baik, untuk memberikan program yang pro terhadap masyarakat Jakarta.

"Para paslon yang tiga ini harus lebih sesering mungkin turun ke masyarakat, menceritakan apa saja sih visi-visi mereka, program mereka, supaya masyarakat jadi mengenal dan lebih tertarik untuk memilih salah satu di antara mereka," ujarnya.

Menurutnya, gerakan coblos tiga pasangan calon muncul sebagai bentuk kekecewaan warga Jakarta terhadap partai politik yang tidak mencalonkan Anies Baswedan berlaga pada Pilkada Jakarta 2024.

"Mungkin karena masih ada rasa yang lalu, karena Pak Anis tidak bisa maju, mungkin masih seperti itu. Tapi mudah-mudahan dengan nanti paslon mengadakan kampanye masing-masing, mudah-mudahan masyarakat jadi punya pilihan yang terbaik untuk mereka," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.