Akurat

Prabowo Diminta Tak Jadikan Budi Arie Menteri di Kabinet Mendatang

Paskalis Rubedanto | 19 September 2024, 22:17 WIB
Prabowo Diminta Tak Jadikan Budi Arie Menteri di Kabinet Mendatang

AKURAT.CO Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, disarankan untuk tidak menjadikan Budi Arie Setiadi, sebagai menteri lagi di kabinet kerja mendatang.

Bahkan, Budi Arie layak dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Pengamat politik Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menilai Budi Arie merupakan contoh yang nyata kesalahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memilih menteri. Sehingga, hal itu tidak boleh terulang di pemerintahan Prabowo mendatang.

Baca Juga: Budi Arie Setiadi Klaim Berantas Jutaan Konten Judi Online, Padahal Dia Gagal

"Kalau bagi saya mendorongnya mundur bagi saya. Jokowi kan kemarin asal ambil, orang enggak kompeten ditaruh, menaruh beberapa menteri yang tidak kompeten," kata Jerry saat dihubungi Akurat.co, Kamis (19/8/2024).

Wacana membentuk kabinet zaken merupakan pilihan yang tepat. Dengan begitu kabinet nantinya diisi oleh tokoh-tokoh profesional. "Saya setuju dengan zaken kabinet. Jadi orang-orang yang sudah ahli di bidangnya," ucapnya.

Jerry menyarankan, Prabowo memilih Menkominfo ke depan yang benar-benar memahami dunia Information Technology (IT). Sehingga, tidak buta dengan dunia siber seperti Budi Arie, yang belum lama ini terbukti gagal menjaga Pusat Data Nasional (PDN) Indonesia.

"Setelah Budi Arie ini Prabowo itu harus memasang menteri yang kalau boleh yang bisa membuat aplikasi, baru kedua menteri yang bisa menggunakan siber-siber ketika diserang dia punya sistem," jelasnya.

"Nah Kominfo harusnya menciptakan sistem spyware dan malware, sama antivirus. Setelah Prabowo dilantik, Kominfo itu punya program itu. Kayak seperti di Australia dan Amerika," tutup Jerry.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.