Akurat

PKB Ultimatum Gus Choi: Urus Partai Sendiri, Ngapain Ikut 'Obok-obok' PKB

Atikah Umiyani | 8 Agustus 2024, 15:45 WIB
PKB Ultimatum Gus Choi: Urus Partai Sendiri, Ngapain Ikut 'Obok-obok' PKB

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hanif Dhakiri, memberi ultimatum kepada Effendy Choirie atau Gus Choi karena dianggap telah ikut campur dalam masalah internal PKB.

Hal itu disampaikan Hanif merespons sikap Gus Choi yang berbicara banyak soal sejarah dan dinamika PBNU dengan PKB. Hanif menyarankan agar sebaiknya Gus Choi fokus dengan partai barunya, yakni Partai NasDem.

"Mas Effendy Choirie kan pengurus Partai Nasdem. Mbok uruslah partai sendiri. Ngapain ikut obok-obok PKB? Gak etis itu! Bisa merusak hubungan antar partai," kata Hanif kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/8/2024).

Menurutnya, prilaku Effendy yang mengobok-obok PKB bisa dilaporkan langsung kepada Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Karenanya, dia menilai bahwa apa yang dilakukan Gus Choi bisa merusak hubungan antar partai.

Baca Juga: Gus Choi Percaya Pernyataan Gus Dur tentang Muhaimin Iskandar Curi PKB

"Nanti kita laporkan ke Bang Suryo Paloh selaku Ketum Nasdem, biar dikenakan disiplin partai," katanya.

Hanif menegaskan bahwa sejatinya PKB dengan PBNU tidak memiliki hubungan struktural. Karenanya, ia menilai bahwa dua entitas ini sudah sebaiknya tidak saling mengganggu.

"PKB dan PBNU adalah entitas berbeda. PKB partai politik yg dipayungi UU partai politik, NU ormas yang dipayungi UU Ormas. Masing-masing memiliki kedaulatan organisasi, punya AD/ART sendiri, serta punya tugas dan tanggung jawab sendiri. Jadi ya jangan saling ganggu, jangan ada penyerobotan, harus saling menghormati. Melawan hukum tuh kalau ada yang main serobot. Kan gitu. KH Ma'ruf Amin, Pak Wapres kita dan salah satu pendiri PKB, juga menegaskan hal yang sama," ucapnya.

Sebelumnya, Effendi Choirie alias Gus Choi mengatakan bahwa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) punya hak untuk mengevaluasi dan menata ulang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Hal itu disampaikan Gus Choi usai memenuhi undangan PBNU untuk menyampaikan rangkaian sejarah dan dinamika yang terjadi di masa lampau saat PBNU membentuk PKB.

Dia mengatakan, PKB punya hubungan historis yang kuat dengan PBNU. Bahkan, berdirinya PKB juga tidak lepas dari peran sentral sosok Ketua Umum PBNU saat itu, yakni Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Tidak hanya itu, Gus Choi juga meyakini bahwa pernyataan Gus Dur benar adanya, yakni soal Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang dianggap telah mencuri PKB. "Pokoknya itu Gus Dur, ya kalau Gus Dur yang mengatakan ya insya Allah kebenarannya seratus persen," kata Gus Choi di kantor PBNU, Jakarta, Rabu (7/8/2024).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.