Andra Soni-Dimyati Sudah Belanja Masalah, Siap Bikin Banten Lebih Baik

AKURAT.CO Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Banten, Andra Soni-Dimyati Natakusumah, menjabarkan sejumlah masalah yang akan dijadikan prioritas jika terpilih di Pilkada Banten 2024.
Dimyati mengatakan, pihaknya sudah melakukan belanja masalah sebelum menghadapi pilkada nanti. Masalah utama yang dia sorot, yaitu terkait dengan tingginya angka pengangguran di Banten.
Dia menjelaskan, persoalan pengangguran ini sangat berkaitan dengan sektor pendidikan. Sebab, tingginya angka penggangguran didominasi oleh remaja lulusan setingkat SMA.
Baca Juga: Andra Soni-Dimyati Mau Gaet PDIP dan Golkar di Pilkada Banten, Tak Masalah Lawan Kotak Kosong
"Kemudian pendidikan, ini kan banyak persoalan pengangguran levelingnya SMA, nah kami ambil dari pak Prabowo yang ingin ada kuliah gratis, termasuk makan siang gratis, nah itu yang kami sedang godok betul," kata Dimyati saat ditemui wartawan di Tangerrang Selatan, Banten, dikutip Sabtu (27/7/2024).
Masalah selanjutnya, yaitu terkait dengan pelayanan dari infrastruktur yang ada. Dia berjanji, akan terus membangun dan mengembangkan infrastruktur baik infrastruktur online maupun ofline.
Selain itu, Dimyati juga menyoroti soal masalah kesehatan. Dia menegaskan, tidak boleh ada warga Banten yang sakit bahkan meninggal akibat ditelantarkan
"Berikutnya adalah masalah kesehatan, nah kesehatan di Banten jangan lagi orang Banten mati dibiarkan atau sakit dibiarkan, makanya kesehatan pun harus gratis, jadi itu yang diantaranya kan kita berfikir bagaimana orang susah itu kita harus betul-betul memberikan haknya," ucapnya.
Sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat, Dimyati mengaku siap menjalankan amanah dan tanggung jawab sebaik-baiknya jika dirinya terpilih di Pilkada Banten 2024.
"Kami kan kepanjangan tangan dari presiden jadi kalo gubernur dan wakil gubernur kepanjangan tangan dari presiden maka harus betul-betul melaksanakan tugas tanggung jawab itu sehingga presiden kalau sudah segaris dengan kami kan enak, tambah lagi nanti kabupaten kotanya lagi segaris," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









