Akurat Logo

Sebenarnya Elektabilitas Anies Baswedan Belum Sentuh 50 Persen

Citra Puspitaningrum | 25 Juli 2024, 16:21 WIB
Sebenarnya Elektabilitas Anies Baswedan Belum Sentuh 50 Persen

AKURAT.CO Indikator Politik Indonesia merilis soal peluang keterpilihan tiga nama yang digadang-gadang bakal menjadi calon gubernur di Pilkada Jakarta 2024.

Simulasi itu menempatkan nama Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Ridwan Kamil.

Hasil survei mencatat elektabilitas Anies di posisi pertama dengan 43,8 persen, kemudian ditempel Ahok dengan perolehan 32,1 persen dan Ridwan Kamil 18,9 persen.

Baca Juga: DPR: Vonis Bebas Terdakwa Ronald Tannur Tak Berpihak pada Korban

Sebanyak 5,3 persen responden mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.

"Seperti ini polanya. Jadi, Anies memang unggul cukup signifikan dibanding dua nama yang lain. Tapi yang menarik, keunggulan Anies ini tidak mencapai 50 persen," kata Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi, dalam paparan hasil survei secara daring, Kamis (25/7/2024).

Dia menjelaskan, apabila Ridwan Kamil tidak mengikuti Pilkada Jakarta 2024, potensi suara pendukung mantan Gubernur Jawa Barat itu bisa pindah drastis ke Ahok.

Baca Juga: AVC U-20: Amankan Tiket 8 Besar, Timnas Voli Indonesia sudah Ditunggu Jepang dan India

Sebab, ceruk pemilih Ahok dan Ridwan kamil memiliki kemiripan dan berbeda jauh dengan Anies.

"Suara Pak Basuki dengan suara Pak Ridwan Kamil cenderung berasal dari pemilih yang sama. Kalau salah satunya di-take out kemungkinannya bermigrasi besar antara ke Pak Basuki atau Ridwan Kamil. Kalau ke Pak Anies kecil," papar Burhanuddin.

Survei Indikator dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 800 orang pada 18-26 Juni 2024.

Baca Juga: Jokowi Minta WNA Penerima Golden Visa Diseleksi Ketat

Responden yang terpilih kemudian diwawancarai secara tatap muka.

Hasil survei mendapati margin of error atau tingkat kesalahan sekitar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.