Akurat

Kesolidan Partai Pengusung Jadi Tantangan Ahmad Luthfi Hadapi Pilkada Jateng 2024

Atikah Umiyani | 24 Juli 2024, 12:51 WIB
Kesolidan Partai Pengusung Jadi Tantangan Ahmad Luthfi Hadapi Pilkada Jateng 2024

AKURAT.CO Kesolidan partai pengusung menjadi tantangan yang harus dihadapi Irjen Pol. Ahmad Luthfi, usai mendapat dukungan dari sejumlah partai untuk maju di Pilkada Jawa Tengah (Jateng) 2024.

Saat ini, Kapolda Jateng tersebut menjadi figur yang tengah digadang-gadang oleh partai-partai Koalisi Indonesia Maju (KIM). Setelah mengantongi dukungan dari PAN dan Partai Gerindra, Partai Demokrat dan Partai Golkar nampaknya akan segera mengikuti.

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul, mengatakan kesolidan partai pengusung menjadi hal serius karena Ahmad Lutfhi bukanlah sosok kader dari salah satu internal partai. Dia khawatir, dukungan di tingkat elit tidak sejalan dengan dukungan yang berkembang di akar rumput.

"Kelemahannya begini, terutama di internal partai KIM itu sendiri, suka atau tidak, irjen Luthfi ini kan orang luar, tetapi karena lewat jalur langit saya katakan, dapat rekomendasi, apakah dukungan pusat ini linier dengan akar rumput di masing-masing partai KIM itu," kata Adib saat dihubungi, Rabu (24/7/2024).

Baca Juga: KIM Dukung Ahmad Luthfi sebagai Cagub Jateng, Pengamat: Perlu Gandeng Tokoh Ulama sebagai Pendamping

Dia menilai, bukan tidak mungkin ada pandangan politik yang berbeda antara pengurus partai di tingkat elit dengan akar rumput di daerah-daerah. Menurutnya, bisa saja ada kekecewaan yang muncul karena figur yang diusung bukan kader internal.

"Mereka rata rata kan satu, bahwa mereka lebih mendambakan kadernya sendiri yang diusung, bukan politik secara instan seperti ini, karena mereka merasa bahwa ya cape juga kita berkeringat, tapi yang diusulkan adalah kader di luar internal mereka," tuturnya.

Namun, kelemahan tersebut bisa ditutupi jika Ahmad Luthfi bisa membangun komunikasi yang baik dengan berbagai elemen dari partai pengusung. Sehingga, sosoknya bisa lebih diterima dan kesolidan partai lebih terjaga.

Jika kesolidan partai-partai KIm berhasil dibangun, Adib menilai bahwa Pilkada Jateng 2024 bisa saja seperti ulangan dari pelaksanaan Pilpres 2024 kemarin.

"Itu juga menjadi sebuah kelemahan yang harus segera dirajut oleh Irjen Luthfi, dengan partai-partai KIM itu. Kalau memang elit-elit KIM di Jateng bisa menyatukan internal ya saya kira bisa mengulang proses Pilpres 2024," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.