Berpotensi Konflik, Kampanye Pilkada 2024 Harus Diatur Ulang
Citra Puspitaningrum | 28 Juni 2024, 14:16 WIB

AKURAT.CO Peraturan mengenai sosialisasi dan masa kampanye untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 dinilai dapat menimbulkan konflik di daerah pemilihan. Sebabnya, karena aturan saat ini tidak mengatur secara rinci soal batasan sosialisasi dan masa kampanye.
Peneliti Bidang Politik The Indonesian Institute (TII), Felia Primaresti mengungkapkan aturan kampanye harus diubah demi terciptanya Pilkada 2024 yang sehat, terstruktur dan sistematis.
"Aturannya harus dibuat dengan jelas, berkaitan dengan bagaimana sosialisasi dan kampanye itu didefinisikan," kata Felia Primaresti kepada wartawan, Jumat (28/6/2024).
Dia menegaskan jika melihat pengalaman Pemilu Serentak 2024 lalu, setelah calon peserta pemilu ditetapkan KPU, terdapat jeda waktu menuju hari pelaksanaan kampanye. Pada jeda waktu itulah sebagian calon peserta pemilu yang memiliki sokongan dana melimpah, mereka dapat melakukan pencitraan menggunakan alat peraga kampanye atau media-media lain.
"Jika itu dibiarkan dan tidak diatur secara jelas, potensi konflik di daerah pemilihan cenderung meningkat dan sangat membahayakan," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa
- 10Prabowo: Kesejahteraan Jangan Hanya Jadi Slogan, Penghasilan Rakyat Harus Meningkat Nyata








