PDIP Goda Khofifah Mau Sodorin Kadernya Jadi Cawagub, Demokrat: Enggak Usah Dirombak Lagi

AKURAT.CO DPP Partai Demokrat, menanggapi pernyataan Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, yang menyodorkan kader PDIP untuk dijadikan calon wakil gubernur untuk Khofifah Indar Parwansa di Pilgub Jawa Timur (Jatim).
Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengatakan Khofifah saat ini sudah dipasangkan dengan mantan Wakil Gubernur Jatim, yakni Emil Dardak.
Baca Juga: Khofifah Belum Move On dari Emil Dardak, Bakal Duet Lagi di Pilgub Jatim?
Serta sejumlah partai pun sudah resmi untuk mengusung keduanya di Pilgub Jatim nanti.
“Kan kita sudah mendapatkan dukungan ya, Golkar juga sudah mendukung Bu Khofifah dan Mas Emil, Demokrat sudah tentu di awal, kemudian Gerindra juga mendukung,” ucap Khaeron kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/5/2024).
Ia menegaskan, lebih baik melanjutkan kepemimpinan yang sudah terbukti sebelumnya. Karena Khofifah dan Emil telah memimpin Jatim selama satu periode penuh kemarin.
“Ya saya kira, kita tidak ingin bicara lainlah, kita sudah melanjutkan yang sudah dilakukan di periode sebelumnya, yang sudah terbukti bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim, pertumbuhan di atas rata-rata nasional, bisa mengentaskan kemiskinan,” tegasnya.
“Ya inilah sosok figur yang kita cari sesungguhnya gitu, enggak usah rombak-rombak lagi, kalau sudah ada, ini yang terbaik saya kira untuk memimpin Jatim ke depan,” sambung Khaeron.
Kendati demikian, dia menyebut, sah-sah saja bagi PDIP untuk menyodorkan sejumlah nama kepada Khofifah.
“Sah-sah saja, kalaupun ingin mendukung Bu Khofifah dengan mendorong kadernya ya sah-sah saja. Dalam politik itu kan, terbukalah untuk semuanya, berkomunikasi, memiliki peluang-peluang yang terus diikhtiarkan, diupayakan, tapi ya, bagi kami yang paling tepat untuk Jawa Timur Bu Khofifah dan Emil Dardak,” pungkas Khaeron.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, berharap dua corak kultural besar di Jatim akan tumbuh jika Khofifah bersedia menjadikan kader PDIP sebagai cawagubnya nanti.
“Di PDI Perjuangan banyak kader-kader yang siap mendampingi Mbak Khofifah sebagai calon wakilnya. Dan kader-kader tersebut adalah kader-kader yang berprestasi di daerahnya, dan berpengalaman memimpin daerahnya,” tutur Said, di Jakarta, Rabu (29/5/2024).
Baca Juga: Partai Golkar Resmi Usung Khofifah dan Emil Dardak di Pilkada Jatim 2024
Sejumlah nama pun disebut Said, salah satunya ada Bupati Trenggalek, Bupati Ngawi, Bupati Banyuwangi, Bupati Sumenep, dan lain sebagainya.
“PDI Perjuangan memiliki Gus Yani, Bupati Gresik, ada Mas Arifin Bupati Trenggalek, ada Mas Ony Bupati Ngawi, ada Ning Ipuk Bupati Banyuwangi. Ada pula Achmad Fauzi Bupati Sumenep. Kalau Mbak Khofifah memilih Mas Fauzi, akan melengkapi keterwakilan masyarakat Madura sebagai pemimpin di Jawa Timur. Setelah Pak Noer, tidak ada lagi keterwakilan orang Madura sebagai pemimpin di Jawa Timur,” beber Said.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








