Ucapan Prabowo Soal Bung Karno Direspons Positif PDIP, Gerindra: Terima Kasih

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengucapkan terima kasih kepada elite DPP PDIP yang sudah merespons positif ucapan presiden terpilih Prabowo Subianto, soal Presiden pertama RI, Soekarno (Bung Karno) bukan milik satu partai.
Muzani menjelaskan, ucapan Prabowo beberapa waktu yang lalu tersebut lantaran Bung Karno adalah tokoh proklamator dan sangat berjasa bagi kemerdekaan Indonesia.
“Ya bung Karno itu adalah tokoh besar. Proklamator, presiden pertama Republik Indonesia. Jadi, Bung Karno itu adalah milik kita semua, milik seluruh rakyat Indonesia dan Pak Prabowo mengatakan bahwa Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (12/5/2024).
“Kemudian itu ditanggapi positif. Tentu saja kami ucapkan terima kasih kepada kawan-kawan termasuk teman-teman dari PDIP yang merespon hal itu yang baik,” sambung Muzani.
Sebelumnya, Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, menyampaikan ada yang mengaku-ngaku seolah Presiden ke-1 Sukarno atau Bung Karno milik satu partai. Pernyataan itu lantas menuai respons dari partai yang memiliki trah Bung Karno, PDIP.
Prabowo menyampaikan itu dalam sambutannya di acara Rakornas PAN di Jakarta, Kamis (9/5/2024). Prabowo mengungkapkan merasa didukung oleh para presiden terdahulu untuk menjadi presiden RI yang selanjutnya.
"Walaupun ada yang ngaku-ngaku kan selalu, bahwa seolah Bung Karno milik satu partai, tidak. Bung Karno milik seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
Merespons itu, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengapresiasi pernyataan Prabowo bahwa Bung Karno adalah milik seluruh rakyat Indonesia.
Basarah mengatakan pernyataan Prabowo tersebut sangat tepat. Namun ia merasa yang kurang tepat adalah pernyataan Prabowo yang mengatakan seolah-olah Bung Karno diaku-akui milik satu partai tertentu.
"Saya kira sudah tepat Pak Prabowo menyatakan Bung Karno milik seluruh rakyat Indonesia karena memang sejatinya Bung Karno adalah seorang Bapak Bangsa Indonesia", ujar Basarah dalam keterangan resminya, Jumat (10/5/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








