Akurat

Hadir di KPU, AMIN Dinilai Lebih Punya Jiwa Negarawan Dibanding Ganjar-Mahfud

Citra Puspitaningrum | 25 April 2024, 11:57 WIB
Hadir di KPU, AMIN Dinilai Lebih Punya Jiwa Negarawan Dibanding Ganjar-Mahfud

AKURAT.CO Kehadiran Anies Rasyid Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam acara penetapan presiden dan wakil presiden terpilih di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mendapat banyak apresiasi.

Sebab AMIN dinilai lebih memiliki jiwa kenegarawanan ketimbang pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang beralasan tak hadir karena tidak mendapat undangan.

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan, pasangan AMIN lebih mengerti soal penghormatan sistem ketatanegaraan saat memilih hadir dalam acara yang diselenggarakan KPU sebagai tahapan terakhir Pilpres 2024.

Baca Juga: Pesan Anies Usai Penetapan Presiden dan Wapres: Catatan MK Tidak Boleh Dilupakan

"Itu bagus menunjukkan kedewasaan politik dari Anies Baswedan dan Cak Imin yang berjiwa negarawan hadir menyaksikan penetapan Prabowo-Gibran di KPU," kata Ujang saat dihubungi Akurat.co di Jakarta, Kamis (25/4/2024).

Kedatangan pasangan AMIN saat menyaksikan detik-detik Prabowo-Gibran ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden, lanjut dia, lebih mulia ketimbang pasangan Ganjar-Mahfud. Seharusnya, kata Ujang, Ganjar bersama Mahfud dapat hadir sebagai bentuk rekonsiliasi antar pasangan pasca Pilpres 2024.

"Saya melihatnya seperti itu. Jika berkaca dari pengakuan Anies dan Cak Imin ketika kemarin datang ke KPU maka kenapa Ganjar-Mahfud tidak bisa ikut hadir bersama," ujarnya.

Sebelumnya, Ganjar mengaku tidak menerima undangan KPU untuk penetapan capres cawapres terpilih hasil Pilpres 2024. Dia mengaku baru tahu jika KPU RI akan mengumumkan hasil capres cawapres pemenang Pilpres 2024.

"Saya baru terima kabar pagi ini. Semalam saya tanya staf saya tidak ada undangan," ucap Ganjar, Rabu (24/4/2024).

Baca Juga: Prabowo Sebut Senyum Anies Terlihat Berat, Anies: Biasa Saja

Sementara Mahfud MD mengungkap alasan dirinya tidak menghadiri acara penetapan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (24/4/2024).

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) tersebut mengaku baru mengetahui ada undangan untuk menghadiri acara itu 30 menit sebelumnya.

Mahfud pun mengaku menyesal tidak dapat menghadiri acara penetapan tersebut. "Banyak yang bertanya, 'Kok Pak Mahfud tidak hadir?' Saya menyesal tidak bisa hadir karena saya juga baru mengetahui setengah jam sebelum acara, lewat telepon," kata Mahfud.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.