Akurat

Pertemuan Prabowo-Megawati Diyakini Bukan Hanya Isapan Jempol

Citra Puspitaningrum | 15 April 2024, 11:31 WIB
Pertemuan Prabowo-Megawati Diyakini Bukan Hanya Isapan Jempol

AKURAT.CO Rekonsiliasi pasca Pemilu serentak 2024 bukan suatu yang mustahil terlaksana. Prabowo Subianto sebagai Presiden terpilih dinilai memiliki sejarah baik dengan Ketua Umum (Ketum) partai pemenang Pemilu PDI Perjuangan yakni Megawati Soekarnoputri.

Direktur Eksekutif Survei dan Poling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara mengatakan, Prabowo memiliki sikap yang luwes dalam berkomunikasi dengan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri.

"Mereka tidak memiliki masalah, baik pribadi maupun secara ideologi," kata Igor dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (15/4/2024).

Baca Juga: Pertemuan Prabowo Megawati Sebagai Upaya Minta Restu Pimpin Indonesia?

Selain diprediksi bakal sukses bertemu dengan Mega, Prabowo Subianto juga bisa menginisiasi konsolidasi nasional dengan semua partai peserta pemilu serentak 2024. Menurut dia, Prabowo memiliki tiga keunggulan sebagai tokoh pemersatu bangsa.

"Prabowo punya keunggulan di jaringan formal maupun non-formal, nasional dan internasional," ujarnya.

Keunggulan kedua, Prabowo adalah Ketum partai yang tidak bisa didikte oleh siapa pun dan posisi itu menguntungkan Prabowo dalam bekerja. Artinya, tidak ada intervensi dari pihak manapun dan membuat Prabowo benar-benar fokus bekerja untuk kepentingan rakyat.

"Prabowo adalah petugas rakyat yang independen dalam memprioritaskan kepentingan rakyat, bukan kepentingan partai politik," ucapnya.

Keunggulan ketiga, lanjut Igor yakni Prabowo paham bahwa persatuan bangsa adalah pilar menuju Indonesia maju. Perbedaan bisa dilakukan dengan sikap egalitarian, semangat rekonsiliasi dan saling menghormati.

"Ini sudah ditunjukkan oleh Prabowo yang aktif bersilaturahmi kepada Jokowi dan beberapa ketum parpol pasca Pilpres," tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.