MUI: 1 Syawal Jadi Momentum Rekonsiliasi Setelah Pemilu

AKURAT.CO Majelis Ulama Indonesia (MUI), turut menghadiri sidang isbat penetapan 1 Syawal 1445 Hijriah, atau Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada Rabu (10/4/2024).
Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asronun Niam Soleh, dalam kesempatan tersebut, mengatakan momentum Idul Fitri tahun ini sekaligus momentum menyatukan kebersamaan usai Pemilu.
"Dan momentum ini saya kira pas juga untuk kepentingan kita sebagai bangsa Indonesia yang baru saja menyelenggarakan pemilihan umum baik Pilpres maupun Pileg,” katanya dalam konferensi pers, di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (9/4/2024).
Baca Juga: Jokowi Ajak 43 Anak Yatim Belanja Baju dan Kue Lebaran
“Momentum 1 Syawal 1445 Hijriah dimana penetapan 1 Syawal nya ini serentak secara keseluruhan ini, bisa dijadikan apa yang disebut sebagai amul jamaah, tahun kebersamaan, tahun persaudaraan,” tambah dia.
Menurutnya, lebaran tahun ini bisa dijadikan momen menyatukan kembali setelah berbeda pilihan politik selama pemilu berlangsung.
“Sekaligus juga momentum rekonsiliasi nasional setelah kita fragmentasi di dalam perbedaan pilihan politik, dan kebersamaan ini berada di dalam satu,” demikian Asronun.
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Rabu 10 April 2024
Sebelumnya, pemerintah tetapkan idul fitri atau 1 Syawal 1445H/2024M pada hari Rabu, 10 April 2024.
Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin Nomor 6, Jakarta, Selasa (9/4/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










