Enggan Dikatakan Miskin Bukti, Timnas AMIN: Kita Adu di Sidang MK

AKURAT.CO Juru Bicara Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN), Iwan Tarigan, menegaskan pihaknya sudah mengantongi dan mengumpulkan bukti kecurangan sejak hari pemungutan suara.
Hal ini merespons pernyataan Waketum Gerindra, Habiburokhman, yang menyebut kubu 01 dan 03 miskin bukti terkait gugatan PHPU di Mahkamah Konstitusi.
"Kita menghormati komentar Habiburokhman. Kami pastikan lagi Timnas AMIN melalui Tim Hukum dimana bukti-bukti kecurangan pemilu sudah kami kumpulkan sejak tanggal 14 Februari 2024," kata Iwan dalam keterangannya, Selasa (26/3/2024).
Baca Juga: Ajukan Sengketa Pileg ke MK, PDIP Yakin Suara Akan Bertambah
Sehingga menurutnya, seberapa banyak bukti yang dimiliki oleh Timnas AMIN, akan disajikan langsung nanti di persidangan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Mengenai miskin atau kaya bukti-bukti kecurangan, nanti kita adu di persidangan MK," demikian Iwan.
Sebelumnya, dalam gugatannya, Tim Hukum AMIN dan Tim Hukum Ganjar-Mahfud, meminta agar hakim MK menetapkan digelarnya pemungutan suara ulang (PSU) di Indonesia.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman buka suara soal gugatan sengketa Pemilu yang dilayangkan oleh kubu pasangan capres-cawapres nomor urut 01 dan 03 tersebut.
"Sejauh ini saya dapat menyimpulkan bahwa Paslon 1 dan 3. Miskin bukti dan lemah argumentasi untuk mengajukan permohonan tersebut," kata Habiburokhman dalam keterangannya, Senin (25/3/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR








