Hak Angket Dinilai Perlu Dilakukan untuk Perjuangkan Demokrasi yang Baik

AKURAT.CO Pakar kebijakan publik, Achmad Nur Hidayat menilai hak angket adalah langkah konstitusional yang perlu digunakan oleh kubu paslon 01 dan 03 untuk memastikan pemilu yang jujur dan adil.
Achmad menilai, hak angket juga merupakan instrumen penting bagi partai politik di DPR RI untuk bersikap proaktif memperjuangkan proses demokrasi yang baik.
Baca Juga: Surya Paloh Dukung Kubu Ganjar Ajukan Hak Angket Ungkap Kecurangan Pemilu 2024
"Hak angket, dalam konteks ini, menjadi alat vital yang memungkinkan para politisi dan partai politik untuk secara aktif mengambil bagian dalam menjaga integritas proses demokrasi," kata Achmad kepada wartawan, Sabtu (24/2/2024).
Achmad mengatakan, usulan hak angket ini perlu didukung oleh masyarakat agar partai-partai politik di DPR RI bisa berjuang maksimal mengusut dugaan kecurangan yang sudah banyak beredar.
"Dukungan publik terhadap usulan hak angket ini sangatlah tepat waktu. Dalam kenyataannya, sudah beredar cukup banyak bukti dan dugaan yang menunjukkan adanya ketidakadilan dalam proses pemilihan umum yang akan datang," ujarnya.
Dia menyebutkan beberapa indikasi kecurangan yang terlihat seperti mobilisasi struktur pemerintahan, waktu pemberian bantuan sosial yang mencurigakan, dan penggerakan aparatur desa serta keamanan.
Namun, dalam menghadapi dugaan-dugaan tersebut, Hidayat menekankan pentingnya pembuktian yang ilmiah, rasional, dan didukung oleh bukti-bukti akurat.
"Ini bukan hanya tentang menuding tanpa dasar, melainkan memastikan bahwa setiap tindakan yang diambil untuk menyelidiki atau menanggapi isu-isu tersebut berdasarkan pada fakta dan analisis yang objektif," ujarnya.
Baca Juga: Usulan Hak Angket Dinilai Hanya Bentuk Luapan Emosi PDIP ke Jokowi
Karenanya, penggunaan hak angket adalah salah satu cara yang perlu dilakukan untuk mencari keadilan dan transparansi dalam pesta demokrasi.
"Dalam konteks yang lebih luas, ini merupakan bagian dari upaya menyelamatkan dan memperkuat demokrasi Indonesia, di mana keadilan, kejujuran, dan transparansi menjadi pilar utama yang harus terus dijaga dan diperjuangkan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







