Fakta-fakta Perceraian Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto, Nomor 4 Mengejutkan!

AKURAT.CO Alasan Peceraian Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto masih menjadi perbincangan publik, meskipun keduanya telah berpisah selama 26 tahun lamanya.
Hal ini dikarenakan perceraian Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto menimbulkan banyak spekulasi di kalangan masyarakat. Spekulasi ini muncul karena Keduanya juga tidak pernah terbuka ke publik mengenai penyebab keretakan rumah tangga mereka.
Dengan demikian, perceraian antara Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto sebenarnya masih menyisakan banyak misteri. Yang menarik, keduanya masih menjalani hubungan yang baik meskipun sudah bercerai.
Baca Juga: Profil Titiek Soeharto, Putri Soeharto sekaligus Mantan Istri Prabowo Subianto yang Jadi Sorotan
Bahkan, Titiek Soeharto sering terlihat dalam sejumlah acara yang diadakan untuk Prabowo Subianto. Di antaranya, baru-baru ini Titiek menghadiri kampanye akbar dan pidato kemenangan hasil quick count paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran.
Keikutsertaan Titiek Soeharto dalam acara tersebut menunjukkan bahwa meskipun telah berpisah, hubungan mereka masih terjalin dengan baik di ranah politik.
Mengutip dari berbagai sumber pada Senin (19/2/2024), berikut ini fakta-fakta Perceraian Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto, yang telah terpisah selama 26 tahun namun masih terlihat kompak.
1. Perselisihan Politik Kedua Orang Tua
Alasan perceraian Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto diketahui terjadi karena perselisihan politik kedua orang tua mereka.
Pada saat itu, terjadi perbedaan pandangan antara Soemitro Djojohadikusumo (ayah Prabowo) dengan Presiden Soeharto (ayah Titiek Soeharto), dalam dunia perpolitikan Indonesia sehingga membuat hubungan keduanya memanas.
Di mana, Soemitro menyuarakan pendapatnya mengenai dugaan kebocoran 30 persen dana pembangunan. Pendapat dari Soemitro mendapatkan tanggapan tegas dari presiden Soeharto. Hal inilah yang memperumit hubungan antara kedua keluarga, yang kemudian berdampak pada merenggangnya hubungan rumah tangga Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto.
Tak sampai disitu, sikap Soeharto semakin otoriter dan bersikap feodal seperti seorang raja. Bahkan,Soeharto mengirimkan pesan melalui Titiek untuk disampaikan kepada mertuanya.
Pada saat itu, Soeharto menyebut Soemitro sebagai seorang tua yang masih mempertahankan pandangan radikal. Namun, Soemitro menjawab bahwa sulit baginya untuk berubah, terutama di usia senja.
Hal ini masih terus berlanjut hingga Soeharto akhirnya lengser dari jabatannya pada tahun 1998. Kala itu, Prabowo juga harus mundur dari jabatannya sebagai Pangkostrad.
Setelah era reformasi, Prabowo dan Titiek resmi bercerai bahkan kabar tersebut telah menyebar di seluruh Indonesia.
2. Titiek Soeharto Menangis Kala Prabowo Dituduh Mengkhianati Soeharto
Akibat perseteruan panas antara kedua orang tua mereka. Prabowo pun terkena dampaknya. Dirinya dituduh mengkhianati Soeharto pada masa itu.
Selain itu, Prabowo juga dianggap memberikan izin kepada para mahasiswa untuk menduduki Gedung MPR/DPR selama Kerusuhan Mei 1998 yang terjadi.
Dikatakan bahwa pada waktu itu, Titiek Soeharto hanya menangis ketika melihat suaminya dituduh mengkhianati Soeharto.
3. Berpisah saat Krisis Besar 1998
Prabowo Subianto resmi bercerai dengan Titiek Soeharto pada tahun 1998, di mana waktu itu terjadi kerusuhan yang sangat parah. Setelah itu, rezim Presiden Soeharto pun berhasil dijatuhkan, dan kemudian keduanya resmi bercerai.
Meskipun demikian, belum jelas dengan pasti apa yang menjadi penyebab perceraian antara Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto.
4. Keduanya Tak Menikah Lagi
Setelah bercerai selama 26 tahun, baik Prabowo Subianto maupun Titiek Soeharto memutuskan untuk tidak menikah lagi.
Sebaliknya, mereka saling memberikan dukungan satu sama lain. Hal ini terlihat dari sejumlah kunjungan yang dilakukan oleh Titiek ke rumah Prabowo. Ia juga pernah menghadiri perayaan ulang tahun mantan suaminya.
Tidak hanya itu, Titiek Soeharto juga secara terang-terangan menyatakan dukungannya terhadap upaya Prabowo Subianto dalam mencalonkan diri sebagai presiden, serta memberikan doa terbaiknya.
Selain itu, tidak ada perselisihan yang terjadi di antara keduanya. Sebaliknya, keduanya berkomitmen untuk bersama-sama mengasuh anak-anak mereka.
Baca Juga: Prabowo Sapa Titiek Soeharto dalam Pidato Kemenangan di Istora, Pendukung: Balikan, Balikan...
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









