Beredar Susunan Kabinet Prabowo-Gibran, TKN: Hoaks, Belum Ada Bahas-bahas Begini

AKURAT.CO Wakil Komandan Komunikasi TKN Prabowo-Gibran, Herzaky Mahendra Putra memastikan bahwa informasi susunan kabinet Prabowo-Gibran yang beredar di aplikasi pesan WhatsApp adalah hoaks atau berita palsu.
Saat ini, pihaknya sama sekali belum melakukan pembahasan mengenai hal tersebut. Sehingga, pencatutan nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga itu tidak benar adanya.
Baca Juga: SBY Hormat ke Prabowo: Sekarang Beliau Komandan Saya
"Itu hoax, belum ada bahas-bahas begini," kata Herzaky saat dikonfirmasi Akurat.co, Sabtu (17/2/2024).
Dia menjelaskan, saat ini pihaknya masih fokus mengawal proses perhitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), baik dalam pemilihan legislatif maupun presiden.
"Kita fokus mengawal perhitungan KPU dulu untuk pileg dan pilpres," ucap Herzaky yang juga Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat.
Adapun, berdasarkan pesan yang beredar di aplikasi WhatsApp, terdapat sejumlah nama yang dicatut bakal mendapat jatah menteri jika Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai presiden dan wakil presiden periode 2024-2029.
Belum diketahui secara jelas siapa pihak yang menyebarkan informasi tersebut. Di sisi lain, juga tidak ditulis secara jelas dari mana sumber informasi yang tertuang dalam pesan tersebut.
Baca Juga: 'Liputan 6' Tak Pernah Memberitakan Susunan Kabinet Prabowo-Gibran
Adapun, secara lengkap pesan tersebut berbunyi:
"Susunan Kabinet Prabowo-Gibran 2024-2029"
Menteri Koordinator:
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Mohammad Tito Karnavian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Erick Thohir
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Zulkifli Hasan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Sandiaga Salahudin Uno
Menteri Bidang Teknis:
Menteri Pertahanan: Moeldoko
Menteri Sekretaris Negara: Yusril Ihza Mahendra
Menteri Dalam Negeri: Ridwan Kamil
Menteri Luar Negeri: Retno L.P. Marsudi
Menteri Agama: KH. Yahya Kholil Tsaquf
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Beny Kabur Herman
Menteri Keuangan: Thomas Mulyatna Djiwandono
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi: KH. Asep Saifuddin Chalim
Menteri Kesehatan: Rosan Roeslany
Menteri Sosial: Lodewijk Freidrich Paulus
Menteri Urusan Pondok Pesantren: KH. Miftah Maulana Habiburrahman
Menteri Perindustrian: Ahmad Muzani
Menteri Perdagangan: Wisnu Wardana
Menteri Energi dan Sumber daya Mineral: Nachrowi Romli
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Eddy Soeparno
Menteri Perhubungan: Boy Rafli Amar
Menteri Komunikasi dan Informatika: Grace Natalie
Menteri Pertanian: Erwin Akasa
Menteri LHK: Raja Juli Antoni
Menteri Kelautan dan Perikanan: Tjokorda Gde Agung Sumara Wisesa
Menteri Tenaga Kerja, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Maruarar Sirait
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional: Budiman Sudjatmiko
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional:bPandu Sjahrir
Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Syaifullah Yusuf
Menteri Badan Usaha Milik Negara: Muhamad Arief Rosyid Hasan
Menteri Desa, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah: H. Nusron Wahid
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Ahmad Dolly Kurnia
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Rahayu Saraswati Djojohadikusumo
Menteri Pemuda dan Olahraga: Agus Harimurti Yudhoyono
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM): Budisatrio Djiwandono
Pejabat Setingkat Menteri:
Sekretaris Kabinet: Prof. Sufmi Dasco Ahmad
Jaksa Agung : Fadil Zumhana
Panglima Tentara Nasional Indonesia: Jenderal Agus Subiyanto
Kepala Kepolisian Republik Indonesia: Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo
Kepala Staf Kepresidenan: Fadli Zon
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









